Padang Panjang, investigasi.news— Upaya penanganan banjir bandang dan longsor di Kota Padang Panjang mndapat dukungan yang terus mengalir dari berbagai daerah. Stabilnya arus donasi menjadi penguat operasional dan memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi selama masa pemulihan.
Bantuan yang datang ke Posko Utama Tanggap Darurat Bencana (TDB) pada Sabtu (6/12/2025) menunjukkan kepedulian masyarakat masih sangat tinggi. Berbagai kelompok, komunitas dan perorangan menyalurkan logistik untuk mendukung penanganan di lapangan.
Warga Bumi Ayu Dumai dan Bintan mengirimkan pakaian layak pakai sebanyak tiga dus dan dua kantong. Sementara itu, Menara Agung memberikan dukungan besar berupa 100 dus mi instan dan 100 karung beras ukuran 5 kilogram, yang akan distribusikan untuk kebutuhan harian warga terdampak.
Tambahan bantuan datang dari Radot di Tanah Pak Lambik berupa dua dus Supermi. Dari Jakarta Barat, Pengajian Duri Kepa turut berkontribusi dengan mengirimkan tiga dus besar dan dua dus kecil pakaian layak pakai.
Bantuan lainnya juga diserahkan oleh Reni Erlina berupa pakaian dewasa pria dan wanita, mukena, kain sarung, serta dua kantong selimut.
Arus bantuan yang tetap stabil ini menjadi penyemangat bagi para relawan serta seluruh unsur yang berjibaku di lapangan. Kehadiran donasi dari berbagai penjuru membuktikan bahwa solidaritas masyarakat Indonesia masih sangat kuat dalam mendukung percepatan pemulihan pascabencana.
Pemerintah Kota Padang Panjang mengajak masyarakat yang ingin ikut berpartisipasi untuk menyalurkan donasi melalui rekening 09000101006540 a.n. Dana Bantuan Sosial TDB, serta mengunggah bukti transfer ke Instagram BPBD Kesbangpol Kota Padang Panjang agar pendataan dapat berjalan transparan.
(mg/shindy/ike/amanda)








