Jember, Investigasi.News- Tren perayaan kelulusan siswa SMA di Indonesia sedang mengalami perubahan positif yang menjadi sorotan di media sosial pada April 2026. Alih-alih melakukan aksi coret-coret seragam putih abu-abu dengan cat semprot, banyak siswa kini memilih cara yang lebih kreatif dan rapi: menempelkan stiker.
Seperti yang dilakukan oleh siswa-siswi SMAN 5 Jember, setelah usai dinyatakan lulus, seluruh siswa berbagi stiker baik kepada teman dan dewan gurunya.
Adapun stiker yang dibagikan dan diletakkan di baju memiliki berbagai desain, gambar, dan tulisan kenangan ditempelkan pada baju sebagai simbol kelulusan, sehingga seragam tetap bersih dan rapi.
Dengan ide kreatif yang dilakukan oleh siswanya, kepala SMAN 5 Jember sangat terkesan.
“Metode ini dinilai lebih positif dan berkesan dibandingkan coret-coret yang merusak pakaian, dan sering dikombinasikan dengan aksi berbagi seragam layak pakai.” Ujar Muhammad Lutfi Helmi, kepala SMAN 5 Jember.
Ia melanjutkan Dengan menggunakan stiker, seragam sekolah dapat tetap terjaga dan bisa disumbangkan kembali kepada yang membutuhkan.
“Cara baru ini mencerminkan pergeseran budaya perayaan yang lebih dewasa dan peduli lingkungan di kalangan pelajar”. Jelas Lutfi.








