Puruk Cahu, investigasi.news – Gelaran Mura Expo 2025 menjadi bukti nyata bahwa Kabupaten Murung Raya terus bergerak maju dalam mempromosikan hasil pembangunan sekaligus menggairahkan perekonomian masyarakat.
Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, menyebut Mura Expo bukan hanya sekadar ajang pameran, tetapi ruang strategis untuk pemberdayaan masyarakat dan kebangkitan ekonomi lokal.
“Kegiatan ini sangat positif karena membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang. Semangat seperti ini harus terus dijaga agar sektor UMKM di Murung Raya semakin maju dan mandiri,” ujar Dina Maulidah, Kamis (7/8/2025).
Dina mengapresiasi keterlibatan 57 tenda UMKM lokal dalam pameran tahun ini, yang dinilainya sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Ia menilai, kolaborasi lintas sektor menjadi modal penting untuk memperkuat pondasi ekonomi daerah.
Politisi perempuan yang dikenal vokal dalam memperjuangkan isu-isu pemberdayaan ini juga menegaskan bahwa DPRD Murung Raya akan terus mendorong sinergi antara eksekutif dan legislatif agar kegiatan serupa tidak hanya berhenti pada seremoni, tetapi benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
“Kita ingin kegiatan seperti Mura Expo tidak hanya menjadi ajang pamer, tetapi juga tempat para pelaku usaha memperoleh jaringan, pengalaman, dan motivasi untuk terus berinovasi,” tegasnya.
Mura Expo 2025 sendiri digelar selama 10 hari, mulai 7 hingga 17 Agustus 2025, dan diikuti oleh 31 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), 10 kecamatan, serta berbagai elemen lainnya seperti perbankan, instansi vertikal, lembaga adat, organisasi masyarakat, akademisi, dan para pelaku UMKM.
Dengan kemeriahan dan partisipasi luas itu, ajang tahunan ini bukan hanya sekadar pameran, tetapi juga cermin semangat gotong royong dan kebangkitan ekonomi daerah yang semakin kuat menuju Murung Raya yang maju, mandiri, dan berdaya saing. ***








