Agam, Investigasi.news — Pemerintah Kabupaten Agam kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan sosial yang humanis dan responsif. Melalui kerja sama lintas instansi, seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang selama ini meresahkan warga di sekitar Pasar Padang Baru, Lubuk Basung, akhirnya berhasil diamankan dan dipulangkan ke daerah asalnya di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.
Penanganan cepat tersebut dilakukan setelah Satpol PP Kabupaten Agam menerima laporan masyarakat dan langsung menindaklanjuti dengan mengamankan ODGJ pada Kamis (6/11/2025). Penertiban dipimpin oleh Yul Amar, Kepala Bidang Tibum dan Tranmas Satpol PP Agam, sebelum kemudian diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Agam untuk proses lebih lanjut.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam, Villa Erdi, didampingi Kabid Rehabilitasi Sosial Hasneril, mengungkapkan bahwa identitas dan asal-usul ODGJ akhirnya berhasil diketahui setelah dilakukan koordinasi intensif dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Dalam proses pencarian informasi keluarga, Dinas Sosial Agam juga melibatkan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) — perpanjangan tangan dinas sosial di tingkat kecamatan yang ditugaskan oleh Kementerian Sosial untuk membantu penyelenggaraan kesejahteraan sosial di wilayahnya.
Peran TKSK sangat membantu karena mereka memiliki grup dan jaringan yang terhubung di seluruh Indonesia, sehingga memudahkan dalam pelacakan dan pengumpulan informasi terkait keluarga atau domisili warga yang membutuhkan bantuan sosial.
“Setelah koordinasi dengan pihak keluarga dan Dinas Sosial Kampar, serta dukungan dari Baznas Agam untuk biaya keberangkatan, akhirnya pada Jumat subuh ODGJ tersebut diantar langsung ke Kampar,” ujar Villa Erdi.
Rombongan Dinas Sosial Agam yang dipimpin oleh Erizal, S.Sos, bersama Erianto dan Nola Karmila, melaksanakan serah terima secara resmi dengan Dinas Sosial Kabupaten Kampar, disaksikan oleh pihak keluarga. Sesampainya di Kampar, ODGJ tersebut langsung dirujuk ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan penanganan medis dan rehabilitasi lanjutan.
Langkah cepat ini menjadi bukti nyata kepedulian Pemkab Agam dalam menangani permasalahan sosial di masyarakat dengan pendekatan yang berempati dan solutif.
“Penanganan ini tidak hanya menyelesaikan persoalan di lapangan, tetapi juga memperkuat sinergi antar daerah dalam memberikan perlindungan dan layanan sosial kepada masyarakat,” tambah Villa Erdi.
Melalui koordinasi yang solid antara Satpol PP, Dinas Sosial, Disdukcapil, TKSK, Baznas, serta dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kampar, Dinas Sosial Agam menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan responsif terhadap berbagai dinamika sosial di tengah masyarakat.
Daji








