Iklan muba

Pemkab Lima Puluh Kota Tetapkan R3P 2026–2028, Fokus Percepatan Rehabilitasi Pasca Bencana

More articles

Padang, investigasi.news — Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota secara resmi melakukan penandatanganan Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana (R3P) sekaligus menerbitkan Keputusan Bupati Lima Puluh Kota Nomor: 300.2.3/46/BUP-LK/I/2026 tentang Penetapan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Banjir, Tanah Longsor, dan Cuaca Ekstrem di Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2026–2028.
Langkah strategis tersebut diperkuat melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Sinergitas Dokumen R3P Sumatera Barat Tahun 2026 yang digelar di Auditorium Gubernuran, Padang, Kamis (8/1/2026).

Bupati Lima Puluh Kota, Safni, dalam paparannya menyampaikan bahwa tahun 2026 menjadi tahapan operasional dari arah kebijakan R3P, dengan fokus pada percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi sarana dan prasarana terdampak bencana, pemulihan layanan dasar masyarakat, serta penguatan sistem mitigasi dan kesiapsiagaan bencana.
“Dokumen R3P ini menjadi pedoman bersama dalam penanganan pasca bencana yang terencana, terpadu, dan berkelanjutan,” ujar Safni.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota telah melakukan langkah-langkah terukur dalam penanganan pasca bencana, di antaranya melalui penyediaan Hunian Sementara (Huntara) serta persiapan Hunian Tetap (Huntap) seluas 5,5 hektare bagi masyarakat terdampak.
Untuk lokasi Jorong Aia Angek, Safni menyebutkan telah diterbitkan surat rekomendasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Sementara itu, untuk Jorong Bigau masih menunggu hasil rekomendasi dari BNPB.

“Penyediaan Huntap dilakukan melalui proses identifikasi dan verifikasi lokasi yang aman dan layak huni. Jorong Aia Angek telah direkomendasikan BNPB, selanjutnya Jorong Bigau masih dalam proses,” jelasnya.
Melalui penetapan R3P ini, Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota berharap upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, serta mampu meningkatkan ketahanan wilayah terhadap risiko bencana di masa mendatang. Yon

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest