FORKI MALUT : Hari ini, 46 Karateka Sabuk Hitam Latihan Rutin Di Taman Moya

More articles

Malut, Investigasi.News-, Pagi tadi, di Taman Moya, Kota Ternate, Ahad (8/2), 46 Karateka Sabuk Hitam menggelar Latihan Rutin bersama FORKI Maluku Utara. Perguruan yang hadir, masing masing INKADO, INKAI, LEMKARI, SINDHOKA, ASKI dan WADOKAI.
Selain Karateka Sabuk Hitam, turut hadir dalam Latihan Sabuk Hitam ini, para Guru Besar, Senpai, dan seluruh Karateka Sabuk Hitam dari
berbagai perguruan se-Maluku Utara.

Dalam sambutannya, Ketum FORKI Malut Ahmad Assagaf ST, mengaku dipilihnya Taman Moya sebagai lokasi latihan, selain salah satu tempat paling asri di Kota Ternate juga merupakan tempat yang bersejarah.

“Kita dapat berkumpul
dalam satu barisan yang kokoh. Hari ini bukan sekadar latihan rutin, melainkan
momentum silaturahmi fisik dan batin bagi para pemegang sabuk hitam di Maluku Utara“, ujar Ahmad Assagaf.

Menurut Ketum FORKI, sabuk hitam yang melingkar di pinggang saudara sekalian bukan sekadar penanda
tingkatan teknis, melainkan simbol tanggung jawab yang besar. Sebagai Yudansha.

“Saudara adalah wajah dari karate di daerah ini. Latihan gabungan ini bertujuan untuk
menyamakan persepsi, memperkuat teknik, dan yang terpenting, menjaga kerendahan
hati sesuai prinsip Karate-do“, tambah Ahmad Assagaf.

Lebih lanjut, Ahmad Assagaf mengingatkan, di bawah naungan FORKI Maluku Utara, setiap karateka mungkin berasal dari lambang perguruan
yang berbeda-beda. Namun, kita hanya punya satu identitas: Karateka
Maluku Utara.

“Saya ingin kebersamaan hari ini melunturkan sekat-sekat ego sektoral demi
satu tujuan besar, yaitu peningkatan prestasi karate kita di kancah nasional maupun
internasional.
Tahun 2026 ini akan penuh dengan tantangan dan kompetisi. Melalui latihan gabungan ini,
saya berharap kita dapat memetakan potensi sekaligus menjaga kebugaran para pelatih
dan atlet senior. Ingatlah, instruktur yang hebat adalah mereka yang tidak pernah berhenti
menjadi murid“, tandasnya.

Anggota Kehormatan PPPAD DKI – Malut ini juga berpesan kepada insan karate di Maluku Utara agar senantiasa memanfaatkan setiap momen untuk saling berbagi ilmu, memperbaiki detail gerakan, dan mempererat tali persaudaraan, tutup Ahmad Assagaf.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest