Lahat, Investigasi.News— Warga Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat diguncang penemuan mengerikan. Sesosok jasad perempuan lanjut usia ditemukan dalam kondisi mengenaskan, diduga korban mutilasi, Rabu dini hari (8/4/2026) sekitar pukul 00.15 WIB.
Korban diketahui berinisial S.A (63), seorang ibu rumah tangga yang sehari-hari tinggal di desa tersebut. Penemuan tragis ini pertama kali terungkap dari laporan anak kandung korban, S (49), yang mulai curiga setelah ibunya menghilang tanpa kabar selama hampir sepekan.
Kecurigaan keluarga memuncak setelah beredar informasi dari warga berinisial R tentang adanya aktivitas mencurigakan di kebun milik korban. Sekitar pukul 22.00 WIB, disebutkan ada seseorang berinisial A.F yang meminta dilakukan penggalian tanah di lokasi tersebut.
Merasa ada yang tidak beres, saksi bersama perangkat desa dan warga langsung mendatangi lokasi. Di sana, mereka menemukan tanah yang baru saja ditimbun.
Ketegangan pun pecah saat penggalian ulang dilakukan.
Dari dalam tanah, ditemukan tiga karung plastik berisi potongan tubuh manusia.
Temuan itu langsung menguatkan dugaan bahwa korban telah menjadi korban kekerasan brutal.
Tim Inafis Polres Lahat bersama personel Polsek Pulau Pinang bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara. Potongan jasad kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Lahat untuk keperluan autopsi guna memastikan penyebab kematian.
Dari hasil penyelidikan awal, polisi mengantongi satu nama terduga pelaku, yakni A.F—yang diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengan korban. Namun saat didatangi, yang bersangkutan sudah tidak berada di tempat dan kini dalam pelarian.
Satuan Reserse Kriminal Polres Lahat kini terus melakukan pendalaman, memeriksa sejumlah saksi, serta mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap secara utuh motif di balik peristiwa keji tersebut.
Upaya pengejaran terhadap terduga pelaku juga terus dilakukan. Polisi menduga pelaku telah melarikan diri ke luar daerah.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi. Warga diminta segera melapor jika mengetahui keberadaan terduga pelaku.
Peristiwa ini meninggalkan luka mendalam bagi warga setempat. Di balik ketenangan desa, tersimpan tragedi yang mengiris nurani—seorang ibu ditemukan tak lagi utuh, diduga menjadi korban kejahatan yang dilakukan oleh orang terdekatnya sendiri.
Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif, sementara penyelidikan terus berjalan intensif. Polisi memastikan kasus ini akan diusut hingga tuntas. (Zainal)
















