Banyuasin — Kondisi bendera Merah Putih yang robek dan lusuh terlihat masih berkibar di halaman Kantor Desa Daya Kesuma, Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Temuan ini memicu sorotan warga yang menilai kondisi tersebut mencerminkan kurangnya perhatian terhadap simbol negara.
Saat awak media melakukan peninjauan di lokasi, bendera Merah Putih tampak dalam kondisi compang-camping dan tidak layak dikibarkan. Padahal, bendera negara merupakan simbol perjuangan serta penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Beberapa warga setempat menyayangkan kondisi tersebut karena kantor desa sebagai institusi pemerintahan seharusnya menjadi contoh dalam menghormati simbol-simbol negara.
“Bendera Merah Putih adalah lambang negara yang harus dijaga kehormatannya. Kalau sudah robek atau rusak, seharusnya segera diganti dengan yang layak,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Selain kondisi bendera yang dinilai tidak layak, warga juga menyoroti minimnya perhatian aparatur desa terhadap hal tersebut. Bahkan saat dilakukan pemantauan, kantor desa disebut dalam keadaan sepi tanpa aktivitas aparatur.
Warga juga mengingatkan bahwa penggunaan dan pengibaran bendera negara telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa bendera negara yang rusak, robek, luntur, atau tidak layak tidak diperbolehkan untuk dikibarkan.
Karena itu, masyarakat berharap pemerintah desa segera mengambil langkah untuk mengganti bendera yang sudah tidak layak tersebut. Selain menjaga kehormatan simbol negara, langkah tersebut juga dinilai penting sebagai bentuk keteladanan aparatur pemerintah kepada masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah Desa Daya Kesuma belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi bendera yang masih berkibar dalam keadaan rusak tersebut. Warga berharap kejadian serupa tidak terulang dan aparat desa dapat lebih memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan simbol negara.
M Budy








