Di Wilkum Polres Belawan, Ustadz Nyaris Dibegal, Tausiah Subuh Gagal

More articles

Medan Belawan, investigasi.news – Ustadz Lukmanulhakim, LC (32) warga lingkungan 22 Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan nyaris dibegal. Kejadiannya di sekitar jln KL Yos Sudarso KM 21, Makden Lama, Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan. Senin, (09/03/2026) sekitar pukul 05.10 Wib.

Ceritanya berawal dari Ustadz lulusan Mesir itu hendak isi tausiah Subuh di Musholla daerah lorong Stasiun Belawan.

“Saya hendak mengisi tausiah Subuh di Musholla daerah lorong Stasiun Belawan. Tiba di sekitar Makden Lama (Daerah Yapim-red) sepeda motor di belakang saya bunyikan diklakson panjang, saya curiga dan kurangi kecepatan sepeda motor yang saya tumpangi. Tiba-tiba muncul 3 orang menenteng senjata hendak menghadang, untung saya masih bisa putar arah, Alhamdulillah saya selamat meskipun saya dilempar mereka”, jelas Ustadz Lukmanulhakim, LC saat dihubungi investigasi.news.

Sebelumnya masyarakat Medan Utara gelar aksi unjukrasa di Mako Polres Pelabuhan Belawan terkait maraknya aksi begal di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan khususnya daerah Belawan.

Masyarakat minta agar didirikan pos-pos Polisi dan petugas di daerah rawan begal di Belawan seperti daerah Makden Lama, Hotel Budi Baru, Taman PKK, dan daerah Titi Kembar. Namun hingga sampai sekarang tuntutan masyarakat tersebut hanya isapan jempol. Parahnya aksi begal di daerah itu makin meningkat.

“Kami para Ustadz berharap agar Polisi dapat memberikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat. Sekarang ini kami hendak tausiah pun jadi takut melintas di Belawan itu”, harap Ustadz Lukmanulhakim, LC. (Man).

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest