Petugas Gabungan Gagalkan Penyelundupan 4 Kg Sabu di Bandara Internasional Minangkabau

More articles

Padang Pariaman, investigasi.news – Petugas pengamanan bandara dari unsur Intelijen dan Satuan Polisi Militer (Satpom) Lanud Sutan Sjahrir serta Ditresnarkoba Polda Sumbar berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu di area pemeriksaan X-ray ABSCP Terminal Keberangkatan Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman, Minggu (8/3/2026).

Pengungkapan tersebut merupakan hasil sinergi antara petugas Aviation Security (Avsec), Bea Cukai, TNI AU, dan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Barat dalam rangka memperketat pengawasan keamanan di kawasan bandara.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar, Kombes Pol Wedy Mahadi, menjelaskan kejadian bermula saat petugas Avsec, melakukan pemeriksaan barang bagasi penumpang menggunakan mesin X-ray dan menemukan dua koper mencurigakan yang akan diberangkatkan menuju Jakarta melalui penerbangan Lion Air JT353 rute MIA–CGK serta Citilink QG953–QG330 rute MIA–CGK–KDI.

Menindaklanjuti temuan tersebut, petugas Avsec segera berkoordinasi dengan personel pengamanan TNI AU (Lanud Sutan Sjahrir) di Bandara Internasional Minangkabau. Setelah dilakukan pemeriksaan bersama oleh Bea Cukai, serta Ditresnarkoba Polda Sumbar, barang tersebut dinyatakan positif narkotika jenis sabu,” ungkap Kombes Pol Wedy Mahadi.

“Dari hasil pemeriksaan, petugas berhasil mengamankan sebanyak 24 bungkus plastik berisi sabu dengan berat masing-masing sekitar 166,67 gram atau total keseluruhan 4 kilogram, yang dibawa oleh dua orang penumpang.

Selain itu, petugas gabungan juga mengamankan dua buah koper, tas, telepone genggam, sejumlah uang tunai dan barang bukti lainnya.

Saat ini, seluruh barang bukti beserta kedua tersangka telah diamankan di Mapolda Sumbar untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi masih mendalami kasus tersebut, kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan dan penyidikan secara intensif,” ujarnya.

Keberhasilan ini menunjukkan komitmen dan sinergi kuat antara TNI AU (Lanud Sutan Sjahrir), aparat keamanan bandara, dan kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah Bandara Internasional Minangkabau dari ancaman peredaran gelap narkotika.

Kasus penyelundupan narkotika melalui jalur udara masih menjadi perhatian serius aparat penegak hukum, mengingat bandara kerap dijadikan target oleh para sindikat narkoba.

(Andra Sikumbang)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest