BREBES, investigasi.news – Musim penghujan yang biasanya menjadi momok menakutkan bagi petani di Desa Cikuya, kini tak lagi menyisakan kekhawatiran. Memasuki musim panen padi pada Senin (9/3/2026), warga desa justru menyambutnya dengan penuh optimisme. Perubahan besar ini terjadi seiring selesainya pembangunan infrastruktur melalui program TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes.
Di tengah hamparan padi yang menguning, nampak Warti (30), salah satu warga setempat, dengan cekatan mengayunkan sabit memanen padi. Meski sang suami sedang merantau mengadu nasib di Jakarta, Warti tidak patah arang. Dibantu dua rekan perempuannya, ia bahu-membahu menyelesaikan panen di sawah miliknya.
“Dulu kalau hujan begini kami bingung, jalan rusak dan becek buat angkut hasil panen. Tapi sekarang alhamdulillah, jalannya sudah bagus. Jadi mau hujan pun, mengangkut padi dari sawah ke rumah sudah tidak sulit lagi,” ungkap Warti sembari menyeka keringat.
Kesuksesan panen tahun ini di Desa Cikuya tidak lepas dari integrasi pembangunan fisik TMMD dengan program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
Kodim 0713/Brebes melalui Satgas TMMD tidak hanya fokus pada akses jalan, tetapi juga mensukseskan program TNI Manunggal Air. Program ini difokuskan pada penyediaan sumber air bersih dan sarana pengairan sawah yang menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian warga, bahkan di tengah cuaca yang tidak menentu.
Pihak Kodim 0713/Brebes menyatakan bahwa kehadiran TNI di Desa Cikuya bertujuan untuk memberikan solusi komprehensif bagi masalah pertanian.
“Kami berkomitmen menjalankan arahan Bapak Kasad melalui program TNI Manunggal Air. Air adalah kunci, dan jalan adalah urat nadi ekonomi. Dengan pengairan yang lancar dari program Manunggal Air dan jalan yang sudah diperbaiki melalui TMMD, kami ingin memastikan ketahanan pangan di Desa Cikuya tetap terjaga dan kesejahteraan petani meningkat,” jelas perwakilan Satgas TMMD Reguler ke-127.
Kombinasi infrastruktur jalan yang kokoh dan sistem pengairan yang baik kini menjadi modal utama warga Desa Cikuya untuk terus berproduksi, sekaligus membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat mampu membawa perubahan nyata hingga ke pelosok sawah.(SCM)








