BREBES, investigasi.news – Menjelang garis finis pelaksanaan program TMMD Reguler ke-127, jajaran Kodim 0713/Brebes memberikan kado istimewa bagi warga Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo. Salah satu sasaran fisik yang menjadi primadona, yakni fasilitas air bersih di Dukuh Kopi, secara resmi dinyatakan rampung 100 persen dan siap dioperasikan penuh untuk melayani kebutuhan masyarakat, Senin (9/3/2026).
Penyelesaian infrastruktur ini mencakup pembangunan sumur bor kedalaman tinggi, instalasi toren penampungan air, pembangunan unit Mandi Cuci Kakus (MCK) yang representatif, hingga perbaikan tempat wudhu di Mushola Al-Badriah. Proyek ini merupakan program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, yaitu TNI Manunggal Air.
Dandim 0713/Brebes sekaligus Dansatgas TMMD Reguler ke-127, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, akses air bersih adalah kebutuhan dasar yang sangat krusial bagi produktivitas dan kesehatan warga di pelosok desa.
“Kehadiran TNI melalui TMMD bukan sekadar membangun aspal atau beton, melainkan membawa solusi atas kesulitan yang selama ini dirasakan masyarakat. Program TNI Manunggal Air di Mushola Al-Badriah ini kami dedikasikan agar warga Dukuh Kopi tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih, baik untuk keperluan ibadah maupun kebutuhan sanitasi sehari-hari,” ujar Letkol Inf Ambariyantomo.
Rampungnya fasilitas ini disambut antusias oleh Pemerintah Desa Cikuya. Kepala Desa Cikuya, Bapak Sekod, menyatakan bahwa kolaborasi antara Satgas TMMD dan warga telah membuahkan hasil yang jauh melampaui ekspektasi.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Desa Cikuya, saya menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran TNI AD. Kami sangat mendukung program unggulan Bapak Kasad ini. Keberadaan sumur bor dan fasilitas MCK di Mushola Al-Badriah adalah berkah bagi warga kami. Kini warga bisa beribadah dengan lebih khusyuk karena fasilitas wudhunya sudah sangat layak dan airnya melimpah,” tutur Bapak Sekod dengan penuh syukur.
Senada dengan Kades, Abdul Hamid selaku Takmir Mushola Al-Badriah, merasa terharu melihat perubahan signifikan di tempat ibadahnya. “Dulu kami sering kesulitan air, terutama saat musim kemarau. Sekarang, dengan adanya bantuan toren dan sumur bor dari Bapak-Bapak TNI, air mengalir lancar. Kami berkomitmen untuk menjaga fasilitas ini dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.
Dengan tuntasnya seluruh sasaran fisik di Desa Cikuya, Satgas TMMD kini mulai melakukan persiapan akhir menjelang upacara penutupan resmi yang direncanakan pada tanggal 11 Maret 2026. Program TMMD Reguler ke-127 ini diharapkan meninggalkan warisan infrastruktur yang kokoh dan berkelanjutan demi kemajuan ekonomi dan sosial masyarakat Kabupaten Brebes, khususnya di wilayah Banjarharjo.(Scm)








