Global Talent Day di Malang: Jalan Sehat, Talkshow, dan Dukungan Nyata untuk Talenta Lokal Berdaya Saing Global

More articles

Malang, Investigasi.news — Pagi itu Pendopo Eks Kawedanan Singosari riuh oleh langkah ribuan peserta yang mengikuti rangkaian *Global Talent Day*. Bukan sekadar acara seremonial, kegiatan yang digelar Sabtu (9/8/2025) berubah menjadi panggung kolaborasi nyata: mulai jalan sehat bersama, sesi berbagi pengalaman oleh eks-PMI, hingga pembagian bantuan pelatihan bahasa Jepang — semua dirancang untuk menjadikan talenta lokal siap berkiprah di panggung global.

Kegiatan yang dipusatkan di Kecamatan Singosari ini menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Dr. (H.C.) Drs. A. Muhaimin Iskandar, M.Si. (Cak Imin), didampingi Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M dan Wakil Bupati Dra. Hj. Latifah Shohib. Menurut panitia, rangkaian acara hari kedua diikuti sekitar **700 peserta** yang berasal dari kementerian/lembaga terkait, pemerintah daerah, calon pekerja migran Indonesia, pengelola Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), siswa/vokasi, eks-PMI, serta asosiasi perusahaan penempatan pekerja migran.

Rangkaian pagi diawali dengan jalan sehat yang turut diikuti Cak Imin, Bupati dan Wakil Bupati — sebuah momen kebersamaan yang sekaligus mengukuhkan semangat *Berdaya Global*. Selanjutnya, acara berlanjut ke arena sharing session dan talkshow yang menghadirkan narasumber praktisi: mantan pekerja migran yang berhasil berkarier di industri internasional berbagi kisah dan strategi agar talenta lokal dapat menembus pasar global.

Sebagai bagian konkret dari upaya peningkatan kapasitas, Cak Imin secara simbolis menyerahkan bantuan program pelatihan bahasa Jepang kepada lima penerima, masing-masing bernilai **Rp10 juta**. Bantuan ini diharapkan membuka akses talenta lokal ke peluang kerja di luar negeri yang memerlukan keterampilan bahasa dan sertifikasi khusus.

Nuansa edukatif juga diselingi hiburan ringan: sesi diskusi yang interaktif diselingi penampilan *stand up comedy* oleh Nopek Novian, sehingga suasana tetap hidup tanpa kehilangan substansi. “Program ini bukan sekadar seminar, melainkan ruang bertemu antara harapan, pengalaman, dan peluang kerja nyata,” ujar salah satu panitia.

Penyelenggara menegaskan bahwa *Global Talent Day* bukan hanya soal transfer ilmu, melainkan upaya membangun ekosistem pengembangan SDM: sinergi antar-instansi, penguatan LPK, peningkatan kompetensi vokasi, serta jembatan ke dunia kerja internasional. Kolaborasi dengan PNM dan program *Perintis Berdaya* terlihat kuat lewat branding dan fasilitasi selama acara.

Dengan momentum ini, Pemerintah Kabupaten Malang menegaskan komitmennya menyiapkan infrastruktur kelembagaan dan program pendukung agar talenta-talenta lokal tidak hanya mendapat pelatihan, tetapi juga akses pasar dan jejaring. Bagi peserta, *Global Talent Day* menjadi pintu masuk konkret untuk menyiapkan diri menjadi talenta global yang berdaya — terampil, percaya diri, dan siap bersaing.

Guh

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest