Jember, Investigasi.News – Ketua DPRD Kabupaten Jember didampingi oleh Ketua dan anggota Komisi B adakan Rapat Dengar Pendapat bersama dengan KORPS HMI-WATI Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI), bertempat langsung di ruang rapat Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Jember.
Rapat yang membahas permasalahan-permasalah berkenaan dengan dapur MBG yang terjadi di Kabupaten Jember, juga dihadiri oleh beberapa OPD terkait.
Seperti yang diungkapkan oleh Ketua Korps HMI -WATI HMI, Isna Asaro, mengatakan banyaknya permasalahan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah terjadi di Kabupaten Jember.
” Permasalahan yang terjadi di Kabupaten Jember diantaranya dari Higenisnya makanan, siswa keracunan, Gizi yang terkandung hingga ijin yang masih belum dimiliki oleh dapur MBG” ungkap Isna.
Pengurus Korps HMI-WATI HMI menginginkan agar pemerintah secepatnya memperbaiki sistem pengawasan dan koordinasi, serta meningkatkan partisipasi masyarakat lokal dalam rantai nilai pangan daerah.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Jember, H.Ahmad Halim mengakui pentingnya program MBG dan peran penting pemerintah dalam mengawasi program ini dan juga harus melibatkan PBOM sebagai pengawas Makanan yang Layak di konsumsi harus betul-betul Bergizi.
“Peningkatan Pengawasan, saling koordinasi merupakan hal yang sangat penting. Harus adanya pengawasan dan koordinasi antara dinas terkait untuk memastikan kualitas dan keamanan makanan.”imbuhnya. Js



















