Aktivitas Judi 303 di Nabire Makin Brutal, Tokoh Agama Desak Kapolda Papua Tengah Bertindak Tegas

More articles

Nabire, Papua Tengah – Aktivitas perjudian jenis togel, rolet (roulette), dan dadu di Kabupaten Nabire diduga semakin merajalela. Sejumlah lokasi yang disebut-sebut menjadi pusat praktik judi tersebut bahkan berada di sekitar kawasan permukiman dan berdekatan dengan rumah ibadah.

Salah satu tokoh agama di Nabire yang enggan disebutkan namanya menyayangkan sikap aparat penegak hukum (APH) yang dinilai terkesan membiarkan aktivitas ilegal tersebut terus berlangsung.

“Ini sangat memprihatinkan. Permainan judi dilakukan sangat dekat dengan rumah ibadah, tapi seolah-olah tidak ada tindakan. Kami mempertanyakan keberadaan dan peran APH,” ungkapnya, Selasa (10/2/2026).

Ia menyebut, salah satu lokasi perjudian rolet dan dadu berada di belakang pertokoan yang berdekatan langsung dengan rumah ibadah. Aktivitas perjudian di lokasi tersebut diduga berlangsung bebas tanpa hambatan.

“Kami heran, judi togel, rolet, dan dadu ini berjalan terbuka. APH terkesan diam. Menurut kami, aktivitas haram ini tidak mungkin dapat berjalan bebas jika tidak ada dugaan dukungan dari oknum aparat penegak hukum,” tegasnya.

Lebih lanjut, tokoh agama itu mengungkapkan bahwa lokasi judi rolet dan dadu yang berada di belakang ruko tersebut diduga dikelola oleh sosok yang disebut-sebut bernama Mama Umi, yang diduga sebagai bos besar jaringan perjudian rolet dan dadu di Nabire.

“Informasi yang kami terima di lapangan, tempat itu diduga milik Mama Umi, yang disebut-sebut sebagai pengendali utama aktivitas perjudian di wilayah ini,” ujarnya.

Atas kondisi ini, tokoh agama tersebut mendesak Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jeremias Rontini untuk segera turun tangan memberantas praktik perjudian di Nabire serta menindak tegas oknum aparat yang diduga membekingi aktivitas ilegal tersebut.

“Kami meminta Kapolda Papua Tengah bertindak tegas, menangkap para pelaku perjudian, termasuk pihak-pihak yang diduga menjadi pengendali, serta memeriksa oknum APH yang diduga membekingi. Jangan tebang pilih, semua harus diproses sesuai hukum,” tegasnya.

Ia menambahkan, maraknya praktik perjudian di Nabire telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Selain merusak moral generasi muda, aktivitas tersebut juga berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Perjudian ini sangat merusak. Banyak anak muda terlibat, ekonomi keluarga hancur, dan potensi konflik sosial meningkat. Ini tidak boleh dibiarkan,” katanya.

Masyarakat berharap kepemimpinan Kapolda Papua Tengah mampu menghadirkan langkah konkret dalam pemberantasan penyakit masyarakat, khususnya praktik perjudian yang dinilai semakin meresahkan.

Hingga berita ini diterbitkan, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jeremias Rontini belum dapat dikonfirmasi terkait maraknya aktivitas perjudian togel, rolet, dan dadu di Nabire serta dugaan keterlibatan oknum aparat. John

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest