Lebih dari Infrastruktur, TMMD Reguler ke-127 Hadirkan Langkah Baru bagi Warga

More articles

Kebumen – Di balik semarak Upacara Pembukaan TMMD Reguler ke-127 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0709/Kebumen, terselip kisah kemanusiaan yang menyentuh hati. Bertempat di Lapangan Pondok Pesantren Al Barokah, Desa Binangun, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, Selasa (10/2/2026), TMMD tidak hanya menandai dimulainya pembangunan fisik desa, tetapi juga menghadirkan harapan baru melalui pembagian kaki palsu bagi warga penyandang disabilitas.

Momentum penuh makna tersebut menjadi bukti bahwa TMMD Reguler ke-127 hadir bukan semata membangun infrastruktur, melainkan juga menjangkau sisi kemanusiaan masyarakat. Di tengah khidmatnya upacara pembukaan, bantuan kaki palsu diserahkan secara simbolis kepada para penerima manfaat sebagai wujud nyata kehadiran negara dan kepedulian TNI terhadap warga yang membutuhkan.

Seiring penyerahan bantuan tersebut, suasana haru pun tak terelakkan. Raut bahagia dan mata berkaca-kaca terlihat dari para penerima kaki palsu saat pertama kali mencoba alat bantu yang selama ini hanya menjadi harapan. Bagi mereka, kaki palsu bukan sekadar alat, melainkan jalan baru untuk kembali melangkah, bekerja, dan menjalani kehidupan dengan lebih mandiri serta penuh percaya diri.

Lebih dari itu, salah seorang warga penerima bantuan mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan melalui TMMD Reguler ke-127. Selama ini, keterbatasan fisik membuat aktivitasnya sangat terbatas. Namun kini, semangat hidupnya kembali tumbuh seiring hadirnya kaki palsu tersebut.

“Saya merasa seperti mendapatkan kehidupan baru. Terima kasih kepada TNI dan semua pihak yang telah peduli kepada kami,” tuturnya dengan penuh haru.

Sementara itu, Komandan Kodim 0709/Kebumen menegaskan bahwa kegiatan pembagian kaki palsu ini merupakan bagian dari komitmen TMMD untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. Menurutnya, kemanunggalan TNI dan rakyat tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan jalan atau fasilitas umum, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama, khususnya warga yang membutuhkan uluran tangan.

Oleh karena itu, TMMD diharapkan menjadi jembatan pengabdian yang menyeluruh—membangun desa sekaligus membangun harapan dan masa depan masyarakat. Setiap langkah yang dihasilkan dari program ini diharapkan mampu mengangkat martabat dan kualitas hidup warga desa.

Melalui kegiatan kemanusiaan tersebut, TMMD Reguler ke-127 kembali menegaskan bahwa pembangunan sejati tidak hanya diukur dari beton dan bangunan, tetapi juga dari senyum, harapan, dan langkah baru masyarakat. Dari Desa Binangun hingga Desa Somagede, semangat persatuan dan kepedulian terus tumbuh, mengiringi langkah warga menuju kehidupan yang lebih baik dan bermartabat. ***

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest