Bupati Malang Hadiri Peresmian Jembatan Gantung Garuda di Sumberpucung

More articles

SUMBERPUCUNG, investigasi.news – Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., menghadiri peresmian Jembatan Gantung Garuda yang berlokasi di Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung, Senin (9/3) sore.
Jembatan gantung tersebut menjadi akses penghubung dua kecamatan, yakni Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung, dengan Desa Mangunrejo, Kecamatan Kepanjen. Peresmian dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto secara daring bersamaan dengan 218 jembatan lain yang dibangun di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di wilayah terdampak bencana seperti Aceh.
Bupati Malang menyampaikan bahwa keberadaan Jembatan Garuda sangat bermanfaat bagi masyarakat. Sebelumnya, warga harus menggunakan perahu getek untuk menyeberang, yang dinilai cukup berbahaya.
“Jembatan Garuda ini sangat membantu masyarakat. Sebelumnya warga menggunakan perahu getek yang berisiko. Anak-anak dari Desa Ternyang yang hendak bersekolah di wilayah Kecamatan Kepanjen juga harus menempuh perjalanan lebih lama. Dengan adanya jembatan ini, waktu tempuh bisa dipersingkat menjadi sekitar 15 menit sehingga jauh lebih efisien,” ujar Bupati Malang saat ditemui awak media.
Ia juga berharap ke depan Jembatan Garuda tidak hanya menjadi akses transportasi, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai salah satu daya tarik wisata.
“Pembangunan jembatan ini sepenuhnya dilakukan oleh TNI. Pemerintah Kabupaten Malang turut mendukung melalui pembangunan pavingisasi dari Desa Ternyang. Ke depan, Pemkab Malang juga akan melakukan pemeliharaan setelah jembatan ini resmi diserahkan,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kepala Staf Kodam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir, serta Komandan Kodim 0818/Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho.
Melalui sambungan langsung, Presiden Prabowo meresmikan total 218 jembatan yang terdiri dari 77 jembatan Bailey, 59 jembatan Armco, dan 82 jembatan perintis yang dibangun dalam waktu sekitar 2,5 bulan.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan ratusan jembatan tersebut merupakan bukti kehadiran negara hingga ke tingkat paling kecil di masyarakat. Proyek tersebut merupakan hasil kerja Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi, khususnya Satgas Jembatan, yang ditugaskan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur penghubung di berbagai wilayah.
“Ini bukti bahwa pemerintah pusat hadir. Pemerintah membentuk satgas khusus dan menugaskan Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Maruli Simanjuntak, untuk memimpin langsung pembangunan jembatan di berbagai daerah, baik yang berukuran besar maupun jembatan kecil di desa-desa. Pemerintah tidak akan membiarkan masyarakat menghadapi kesulitan tanpa kehadiran negara,” tegas Presiden Prabowo.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur seperti jembatan menjadi bagian penting untuk memastikan akses masyarakat tetap terjaga dan aktivitas ekonomi serta sosial dapat berjalan dengan baik.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest