Intan Permatasari Tanggapi Keresahan Masyarakat Terkait Program MBG Dalam Kegiatan Reses Masa Sidang Ke-I Tahun 2026

More articles

Jember, Investigasi.News- Di dalam kegiatan Reses Masa Sidang ke I Tahun 2026, anggota DPRD Kabupaten Jember dari fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) soroti keresahan masyarakat terkait program MBG. Senin (9/3/2026)

Banyak keresahan masyarakat yang di sampaikan, yang salah satunya terkait kabar keracunan yang menimpa sejumlah pelajar beberapa waktu lalu dan tidak layaknya menu MBG di beberapa sekolahan.

Menanggapi hal tersebut, Intan Permatasari mengatakan bahwa program MBG pada dasarnya lahir dari niat baik: memastikan anak-anak sekolah mendapat asupan gizi cukup. Tetapi di beberapa tempat termasuk di Kabupaten Jember, niat baik itu sempat dibayangi kegelisahan.

“Keresahan ini menjadi perhatian serius. Program pemenuhan gizi untuk pelajar sangat baik, tetapi dalam pelaksanaannya harus benar-benar diawasi secara ketat agar tidak menimbulkan dampak yang merugikan,” ujarnya.

Ia berjanji kepada masyarakat bahwa keluhan yang di sampaikan pada hari ini akan diteruskan kepada pemerintah daerah.

“Program pemenuhan gizi tidak boleh berhenti pada slogan. Standar keamanan pangan, proses distribusi, hingga pengelolaan dapur, menurutnya, harus dipastikan berjalan sesuai prosedur.” Ujar Politisi dari fraksi PPP.

Intan juga menyampaikan bahwa pihak pemerintah Kabupaten Jember juga telah membentuk team satgas terkait pengawasan program MBG.

“Semoga melalui team satgas yang sudah terbentuk ini dan pengawasan yang ketat, menu-menu yang disajikan kepada anak didik kita semua bisa sehat, memenuhi gizi sehingga kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan bisa terpenuhi” Jelas Intan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest