Sawahlunto, Investigasi.news – KONI Kota Sawahlunto berupaya mendorong potensi cabang olahraga dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat (Porprov) XVI 2026 mendatang. Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) pun ditugaskan guna memetakan potensi serta pembinaan atlet.
Pengkot Perkemi Kota Sawahlunto yang kerap menelorkan Kensi beprestasi baik tingkat daerah, nasional bahkan internasional terus disupport agar lebih mempersiapkan atlet – atlet mengharumkan nama Kota Sawahlunto, dengan pembinaan rutin dalam menghadapi kejuaraan kedepan.
Tim Monev I KONI Sawahlunto yang terdiri dari, Boy Purbadi (Ketua), Nina Sangra Violita, Adrizal, Vicky Vilfadli, Muhammad Ikhsan, Fitria Nofa, Hendra Idris dan Tumpak Abdurrahman Simamora juga didampingi Sekretaris KONI Kota Sawahlunto Hendri Febriyudi, tempat latihan Kempo di Silo Saringan.
Kegiatan monitoring itu dilakukan sesuai penugasan melalui Surat Keputusan Ketua Umum KONI Kota Sawahlunto Nomor 06 Tahun 2026. Dan perlunya pemetaan dan data potensi atlet yang sedang dipersiapkan menuju Porprov XVI Sumbar mendatang.
Tim I Monev KONI Sawahlunto langsung menyigi kesiapan Kempo yang dihadiri pelatih Kempo Kota Sawahlunto, Almadi dan Ari Pramanto, menyampaikan beberapa tahapan persiapan menuju Porprov XVI Sumbar yang direncanakan akan menurunkan seluruh kelas yang dipertandingkan.
Tak hanya harapan Ketua Tim Monev, Boy Purbadi yang menyampaikan beberapa masukan juga disampaikan Adrizal, Muhammad Ikhsan dan Hendri Febriyudi terkait persiapan dan sarana latihan yang perlu ditingkatkan guna benar – benar persiapan sukses tuan rumah dan prestasi di Porprov Sumbar.
” dengan adanya Kejuaraan Antar Kota dan Kabupaten se Sumatra yang akan digelar di Kota Sawahlunto nanti, juga menjadi ajang tolak ukur serta evaluasi prestasi atlet – atlet yang akan diturunkan” kata Almadi.
Setelah melengkapi beberapa data potensi serta sarana dan berdiskusi, Tim Monev I KONI Kota Sawahlunto menyampaikan pesan – pesan Ketua KONI Kota Sawahlunto Jhon Reflita, serta menyampaikan buat tali asih dan buat tangan untuk berbuka puasa kepada atlet dan pelatih, hal yang sama disampaikan saat monitoring cabor lainnya. (tumpak)








