Sawahlunto, investigasi.news – Kinerja Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Kota Sawahlunto mendapat masukan dan evaluasi dari DPRD Kota Sawahlunto yang disampaikan pada Rapat paripurna DPRD Kota Sawahlunto terkait Ranperda tentang Laporan Pertanggungjawaban APBD Kota Sawahlunto tahun 2024 , Selasa (8/7/2025) yang dipimpin Ketua DPRD Kota Sawahlunto Susi Haryati.
Pandangan Umum fraksi NasDem Demokrat DPRD Kota Sawahlunto Rio Mardanil menyampaikan terhadap Pendapatan Asli Daerah yang diperoleh Dinas ini mengalami penurunan sebesar 98,40 % dibandingkan tahun 2023 sebesar 105,40 %.
Dari segi belanja daerah, sebut Rio Mardanil, terlihat realisasi mencapai 91,29%, pasti berpengaruh terhadap pemahaman masyarakat terhadap kesehatan dan kualitas hidup yang tercermin dari IPM.
Lebih jauh Politisi Partai NasDem itu mempertanyakan penyebab penurunan pendapatan Asli Daerah tahun 2024. Dan fraksinya minta penjelasan penyebab penurunan penyerapan belanja daerah tahun 2024.
” Berapa IPM masyarakat Kota Sawahlunto tahun 2024 dari sudut dasar umur panjang dan hidup sehat serta perbandingannya di tahun 2023″ pinta Ketua Komisi II itu pada paripurna yang dihadiri Wawako Sawahlunto Jeffry Hibatullah, Forkopimda dan Setdako Sawahlunto.
Harapan yang sama, juga disampaikan Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Sawahlunto Benny Ricardo Rizal, fraksinya berharap kinerja dari Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana ditingkatkan lagi.
(tumpak)















