Sarilamak — Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota bersama instansi lintas sektor menggelar rapat advokasi Program GERMAS SAPA (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman), Rabu (11/3), di Ruang Rapat Bupati Sarilamak. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha didampingi Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan Payakumbuh, Dio Ramondrana.
Rapat advokasi tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. Eki Hari Purnama, M.Si, staf ahli bupati, kepala perangkat daerah terkait, camat, wali nagari, kepala sekolah, serta perwakilan LPP RRI Bukittinggi.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari audiensi yang sebelumnya dilakukan antara BPOM dan perangkat daerah terkait pada akhir Februari lalu. Dalam pertemuan tersebut disepakati sejumlah lokasi sebagai fokus pelaksanaan program.
Beberapa lokasi yang ditetapkan antara lain Nagari Koto Tangah Batu Ampa sebagai lokus Program Desa Pangan Aman, Pasar Danguang-Danguang sebagai lokus Program Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, serta beberapa sekolah yang melaksanakan program Pembudidayaan Keamanan Pangan.
Sekolah yang terlibat dalam program tersebut yakni SDN 04 Sarilamak, SMPN 1 Harau, MTsN 3, dan SMAN 1 Guguak.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha menegaskan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pangan aman harus sejalan dengan arah pembangunan daerah. Hal ini juga mendukung program penguatan branding daerah Kabupaten Lima Puluh Kota sebagai “Central of Agro”.
Menurutnya, pangan tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan konsumsi, tetapi juga berkaitan erat dengan upaya menyiapkan generasi yang sehat dan berkualitas di masa depan.
“Kesadaran pangan ini sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota sebagai Central of Agro. Pangan tidak hanya persoalan perut, tetapi juga bagaimana kita mempersiapkan generasi yang lebih baik di masa depan serta menciptakan generasi unggul melalui pangan yang sehat,” ujarnya.
Melalui rapat advokasi ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, BPOM, serta berbagai pemangku kepentingan dapat semakin kuat dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi pangan yang aman, sehat, dan berkualitas. Oyon








