Padang Panjang — Pemerintah Kota Padang Panjang memperkuat kolaborasi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta para Niniak Mamak dalam merumuskan arah pembangunan kota melalui sebuah forum diskusi bersama yang digelar di Aula Kantor Pasar, Selasa malam (10/3/2026).
Pertemuan tersebut dipimpin Wali Kota Hendri Arnis yang turut dihadiri Wakil Wali Kota Allex Saputra, Ketua DPRD Imbral, Dandim 0307/Tanah Datar Letkol Inf Agus Priyo Pujo Sumedi, Kapolres AKBP Wisnu Hadi, Kepala Kejaksaan Negeri, Adhi Setyo Prabowo serta unsur Kerapatan Adat Nagari (KAN). Turut hadir pula para asisten, kepala OPD, camat, serta perwakilan KAN Gunung, KAN Busur, dan KAN Lareh Nan Panjang.
Dalam suasana diskusi yang terbuka, para pimpinan daerah bersama tokoh adat menyampaikan berbagai pandangan, masukan, serta dukungan terhadap sejumlah program pembangunan yang tengah direncanakan Pemerintah Kota. Pertemuan tersebut menjadi ruang strategis untuk menyatukan gagasan dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berpihak kepada masyarakat.
Salah satu isu yang menjadi perhatian dalam rapat tersebut adalah penataan Pasar Pusat yang saat ini tengah dilakukan Pemko. Upaya tersebut dinilai penting untuk menciptakan kawasan pasar yang lebih tertib, nyaman, dan aman bagi pedagang maupun pengunjung.
Selain itu, forum juga membahas rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) baru sebagai solusi atas keterbatasan kapasitas lokasi pengolahan sampah yang ada saat ini. Untuk pembangunan fasilitas tersebut diperkirakan membutuhkan lahan sekitar 2,5 hektare, dengan dukungan pendanaan yang direncanakan berasal dari Pemerintah Pusat hingga 100 persen.
Di sektor pariwisata, rapat juga menyinggung rencana pembangunan jembatan penghubung dari rest area menuju kawasan Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM). Infrastruktur tersebut diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas wisatawan serta memperkuat daya tarik pariwisata Padang Panjang.
Sementara itu di bidang pendidikan, Pemko juga tengah merencanakan pembangunan Sekolah Rakyat yang direncanakan mendapat dukungan pendanaan dari Pemerintah Pusat. Namun hingga saat ini rencana tersebut masih terkendala pada ketersediaan lahan yang memadai.
Wako Hendri Arnis menegaskan pentingnya kebersamaan seluruh unsur daerah dalam membangun Padang Panjang.
“Ini menjadi titik awal bagi kita semua untuk bersatu dan bersama-sama membangun Padang Panjang. Dengan kebersamaan, kita bisa menjalankan program pembangunan dengan cara yang baik dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap sinergi antara Pemerintah Daerah, Forkopimda, serta Niniak Mamak sebagai pemangku adat dapat terus terjalin dengan baik sehingga setiap program pembangunan dapat berjalan lancar dan mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat.
Melalui forum itu, Pemko optimistis berbagai program strategis yang direncanakan dapat terwujud secara bertahap sekaligus membawa kemajuan bagi kota yang dikenal sebagai Serambi Mekkah ini. (rifki/Kamal)








