Direktur LSM ACIA Sumbar Minta Kejati Usut Proyek Mangkrak ISI

More articles

Padang, investigasi.news – Mandeknya penanganan Proyek gagal ala ISI Padang Panjang membuat sejumlah tokoh masyarakat dan LSM angkat bicara. Pasalnya, proyek pembangunan gedung kampus ISI itu di danau dari APBN yang jelas merupakan hasil dari pajak rakyat. Seperti yang dikatakan Darwin Direktur LSM ACIA Sumbar Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat jangan tutup mata melihat ini sehingga persepsi masyarakat terhadap penegakan hukum di Sumatera barat tidak tebang pilih.

“Kejati mesti tau apa penyebab Proyek tersebut kenapa tidak mampu terlaksana sampai selesai, apalagi Kejaksaan adalah Pendampingan dalam kegiatan proyek pembangunan gedung kuliah Mahasiswa ISI itu” katanya.

Dan Apabila kontraktor tidak kuat anggaran, mestinya pada saat pelelangan tender yang telah diumumkan oleh Pokja ULP nya, perusahaan pemenangnya, PPK dapat menggunakan Haknya untuk menolak perusahaan tersebut bila dianggap tidak kuat anggaran menyelesaikan proyek itu bukan malah sebaliknya, diterima dan akhirnya proyek terbengkalai.

Selain itu, tambahnya, pembayaran 13% senilai 5 M, mesti ditiadakan dahulu sebab kontraktor wajib diperiksa termasuk pemilik kegiatan dalam hal ini Pengguna Anggaran (PA) atau PPK nya, bukan malah justru sebaliknya terkesan tidak ada upaya menyelematkan keuangan negara dan pada akhirnya Azaz Manfaat dari Proyek itu sendiri tidak ada”.

Kita mendesak agar pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat segera mengusut kasus proyek mangkrak ini, terlalu banyak proyek-proyek mangkrak di Sumbar ke semua itu tidak ada pertanggung jawaban nya”

Sebelumnya Anggota DPRD Sumatera Barat dari Partai Gerindra Yusuf Abit juga menyayangkan kenapa proyek pembangunan gedung kuliah ISI itu sampai terbengkalai, padahal anggarannya ada, jika penyedia jasa yang dijadikan alasan atas kegagalan proyek itu, lantas tugas Pengguna Anggaran (PA) dan PPK nya apa.

Hal ini tidak main-main sebab menyangkut dengan Uang Negara yang harus di pertanggung jawabkan di depan Hukum.

Sementara Rektor ISI sendiri maupun PPK hingga kini memilih bungkam, sehingga misteri dibalik kegagalan proyek pembangunan gedung ISI di Korong Tarok itu terkesan ada yang melindungi dan Publik di paksa menerima keadaan. Km

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest