Dinas Kesehatan Kabupaten Malang Apresiasi Posbindu SMARThealth Anggrek 2 Kepanjen: Wujud Sinergi Kader dan Nakes dalam Skrining PTM

More articles

Malang, Investigasi.news – Kegiatan Posbindu SMARThealth Anggrek 2 di Kelurahan Kepanjen, Kabupaten Malang, semakin menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung kesehatan masyarakat. Sejak mendapatkan pelatihan dari Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) pada akhir 2016, kader-kader kesehatan terus melaksanakan skrining faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM), bekerja sama dengan tenaga kesehatan dari Ponkesdes Panji Husada.

Rutin diadakan setiap Sabtu pada minggu pertama setiap bulannya, kegiatan ini melibatkan perawat dan bidan dari Ponkesdes, serta kader-kader terlatih. Mereka tak henti melakukan pemeriksaan terhadap puluhan warga, termasuk pengukuran tinggi, berat badan, tekanan darah, hingga pengecekan gula darah dan kolesterol di Balai RW 01, Jalan Banurejo.

Pada Sabtu (07/09) lalu, kegiatan ini mendapat perhatian khusus dari Dinas Kesehatan Kabupaten Malang. Koordinator Sub Substansi PTM dan Kesehatan Jiwa (Keswa), Paulus Gatot Kusharyanto, SKM, bersama Lurah Kepanjen Bobby Setya Abdi, S.STP, M.M., dan Ketua TP-PKK Zena Alyssha, S.IP, hadir untuk melihat langsung antusiasme warga dan kinerja kader kesehatan. Paulus mengapresiasi peran kader dalam membantu pencapaian indikator SPM PTM di Kabupaten Malang, sekaligus memberikan dukungan berupa strip gula darah.

“Kontribusi kader kesehatan dalam kegiatan ini sangat membantu Dinas Kesehatan, terutama dalam hal meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko PTM. Pemberdayaan seperti ini memberikan nilai tambah bagi program kesehatan di Kabupaten Malang,” ujar Paulus dalam kunjungannya.

Kegiatan skrining yang meliputi pengukuran antropometri, tekanan darah, serta pengecekan kadar gula darah dan kolesterol dilakukan secara sistematis. Setiap kader memiliki peran penting dalam setiap tahapan. Indri Astutik di meja pendaftaran, Wiwik Setyo Anggraeni dan Edi Hartutik di meja pengukuran, hingga Nanik Triyudhani yang bertugas mengukur tekanan darah dan Agustin Shintowati yang melakukan pengecekan gula darah.

Kader-kader ini tak hanya menjalankan tugas dengan baik, tetapi juga dikenal sangat dekat dengan masyarakat. Mereka mampu mengingat siapa saja warga yang absen dari pemeriksaan sebelumnya, dan tak segan untuk menanyakan alasan ketidakhadiran.

Dokter dari Puskesmas Kepanjen, dr. Nabilah Rohadatul ‘Aisy, juga hadir di meja konseling kesehatan, memberikan edukasi dan penanganan lebih lanjut bagi warga yang terindikasi memiliki risiko tinggi. Setelah sesi konsultasi, warga diberikan obat yang disiapkan oleh perawat Nurul Masfiyah dan bidan Mamik Makrifatin dari Ponkesdes Panji Husada.

Lurah Kepanjen, Bobby Setya Abdi, yang turut hadir, mengungkapkan rasa bangganya terhadap kinerja kader kesehatan di wilayahnya. “Saya sangat mengapresiasi peran aktif kader-kader ini dalam menjaga kesehatan warga. Ini adalah bentuk nyata pelayanan kesehatan di tingkat akar rumput,” ungkap Lurah Bobby.

Sebagai penutup, Lurah Bobby menawarkan kesempatan bagi kader SMARThealth untuk tampil dalam pemeriksaan kesehatan gratis di acara Gerak Jalan Sehat yang akan diikuti oleh lebih dari seribu orang. Acara tersebut dijadwalkan berlangsung esok hari, dengan hadiah utama berupa dua sepeda motor.

Untuk mempersiapkan acara tersebut, Lurah Bobby langsung mengadakan rapat kilat bersama perangkat kelurahan, Dinas Kesehatan, dan tim kesehatan dari Ponkesdes serta Puskesmas Kepanjen. Rapat ini membahas detail teknis mulai dari personel, logistik, hingga penyiapan tenda layanan kesehatan.

Dengan dukungan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang dan kerja sama antara kader, nakes, dan perangkat desa, Posbindu SMARThealth Anggrek 2 menjadi contoh sinergi luar biasa dalam menjaga kesehatan masyarakat.

Guh

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest