Muara Enim, investigasi.news – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Danau Cecuho, Desa Muara Lawai, Kecamatan Muara Enim, berlangsung meriah. Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah penampilan Tim Putri Lapas Kelas IIB Muara Enim yang sukses menumbangkan lawannya dari Desa Gedung Agung, Kecamatan Merapi, Kabupaten Lahat, pada ajang lomba bidar mini, Kamis (11/9/2025).
Tim yang dikomandoi oleh Ka. KPLP Marseli dan dibina langsung oleh Kalapas Muara Enim Mukhlisin Fardi itu menurunkan dua tim putra dan satu tim putri. Untuk tim putri, Nahkoda Nurhawati memimpin empat pendayung tangguh yakni Halimah, Refel, Yusdiana, dan Damai. Hasil latihan intens beberapa hari sebelumnya terbukti membuahkan kemenangan gemilang.
Sorak-sorai penonton memadati tepian Danau Cecuho, memberi energi tambahan bagi para pendayung. Tim putri Lapas tampil penuh semangat, melesat meninggalkan lawannya hingga garis finish.
Kepala Desa Muara Lawai, Edi Wanseri, mengapresiasi partisipasi semua peserta.
“Lomba bidar mini ini bukan sekadar adu cepat, tetapi juga sarana menjalin silaturahmi. Mari junjung sportivitas, ikuti aturan panitia, dan jadikan lomba ini ajang kebersamaan,” ujarnya.
Kalapas Muara Enim, Mukhlisin Fardi, menegaskan bahwa keikutsertaan Lapas dalam lomba bidar mini merupakan wujud sinergi dengan masyarakat.
“Menang kalah itu biasa. Yang utama adalah menjaga sportivitas, mempererat hubungan, serta ikut memeriahkan hari kemerdekaan,” tegasnya.
Kemenangan tim putri Lapas Muara Enim ini menjadi bukti bahwa dengan semangat juang layaknya para pahlawan, setiap tantangan bisa ditaklukkan. Ke depan, tim bidar mini putri Lapas Muara Enim menargetkan untuk bisa berlaga hingga tingkat kabupaten bahkan provinsi.
Zainal








