KOTAMOBAGU,Invstigasi.News— Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu mendorong koperasi di daerah tidak sekadar menjadi wadah ekonomi anggota, tetapi berkembang menjadi lembaga yang tangguh, inovatif, profesional, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dorongan tersebut disampaikan Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., bersama Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat, S.H., M.H., dalam momentum peringatan Hari Koperasi Nasional.
Mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, peringatan tersebut menjadi momentum bagi pemerintah dan seluruh insan koperasi untuk kembali memperkuat semangat kebersamaan sekaligus mendorong koperasi agar mampu menjawab tantangan ekonomi yang terus berubah.
Wali Kota Weny Gaib menilai koperasi memiliki posisi strategis dalam membangun perekonomian daerah. Sebagai lembaga ekonomi yang berorientasi pada kepentingan anggota, koperasi dinilai memiliki ruang besar untuk ikut menciptakan peluang usaha, memperkuat ekonomi masyarakat, sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Namun, tantangan koperasi saat ini tidak lagi sebatas bagaimana mempertahankan keberadaan organisasi. Koperasi dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan perubahan pola ekonomi masyarakat.
Karena itu, Weny mendorong pengelolaan koperasi dilakukan secara profesional dengan mengedepankan transparansi, inovasi dan peningkatan kualitas pelayanan kepada anggota.
“Mari kita perkuat kebersamaan, kelola secara profesional, dan jadikan koperasi sebagai penggerak kesejahteraan semua,” ujar Weny Gaib.
Menurutnya, koperasi yang kuat harus mampu memberikan nilai tambah bagi anggotanya. Tidak hanya melalui kegiatan simpan pinjam atau usaha konvensional, tetapi juga dengan membuka ruang bagi pengembangan usaha baru yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan ekonomi.
Pemkot Kotamobagu pun menyatakan komitmennya untuk terus memberikan dukungan terhadap pengembangan koperasi lokal. Dukungan tersebut diarahkan agar koperasi mampu tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang mandiri, sehat dan memiliki daya saing.
Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat juga menempatkan koperasi sebagai salah satu instrumen penting dalam memperkuat perekonomian masyarakat. Menurutnya, koperasi memiliki potensi besar untuk menjadi penghubung antara kebutuhan ekonomi anggota dengan peluang usaha yang tersedia di daerah.
Karena itu, penguatan kapasitas sumber daya manusia, tata kelola organisasi dan inovasi menjadi bagian penting yang harus terus dilakukan oleh insan koperasi.
Momentum Hari Koperasi Nasional juga diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Peringatan tersebut harus menjadi titik evaluasi sekaligus pemicu bagi koperasi untuk memperbaiki kinerja dan menghadirkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anggota.
Pemkot Kotamobagu berharap seluruh pengurus dan anggota koperasi dapat memanfaatkan perkembangan teknologi serta menciptakan model usaha yang lebih kreatif. Dengan pengelolaan yang adaptif, koperasi diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru sekaligus memperluas manfaatnya bagi masyarakat.
Pemerintah juga menilai keberadaan koperasi yang sehat akan memberikan dampak berantai terhadap perekonomian daerah. Semakin kuat koperasi, semakin besar pula peluang masyarakat untuk memperoleh akses terhadap kegiatan ekonomi yang produktif.
Dengan semangat “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, Pemkot Kotamobagu mengajak seluruh insan koperasi menjadikan momentum Hari Koperasi Nasional sebagai langkah untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan profesionalisme dan memperluas inovasi.
Pada akhirnya, koperasi diharapkan tidak hanya bertahan menghadapi perubahan zaman, tetapi mampu tumbuh sebagai kekuatan ekonomi masyarakat yang mandiri dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Kotamobagu.(**)








