Banyumas, Investigasi.News – Pemerintah Kabupaten Banyumas terus menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat. Salah satunya adalah Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menjadi bagian dari Program Nasional 3 Juta RTLH yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto tahun 2025.
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menegaskan bahwa menjadi kepala daerah bukan hanya tentang visi dan misi, melainkan bagaimana bekerja dengan sungguh-sungguh demi kesejahteraan masyarakat.
“Menjadi kepala daerah bukan soal visi dan misi, tapi tentang kerja nyata. Kami ingin memastikan seluruh program benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Sadewo saat Roadshow Pembangunan bersama jajaran OPD, Selasa (11/11/2025).
Dalam program RTLH tahun 2025, Pemkab Banyumas mengajukan 5.000 unit bantuan senilai Rp100 miliar kepada pemerintah pusat. Dari jumlah tersebut, bantuan yang terealisasi meliputi:
- APBN: 851 unit
- Provinsi Jawa Tengah: 831 unit
- Kabupaten Banyumas: 803 unit
- Dana Desa: 358 unit
- Baznas, CSR, dan Yayasan Buddha Tzu Chi: 500 unit
Bantuan RTLH terbanyak disalurkan untuk masyarakat di Desa Watuagung (40 unit), Selanegara (33 unit), dan Bogangin (30 unit).
Menurut Bupati Sadewo, program ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pengentasan kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
“Roadshow ini adalah bukti semangat sinergi dan transparansi antara pemerintah pusat dan daerah. Kami ingin memastikan pembangunan di Banyumas berjalan berkelanjutan, tepat sasaran, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ungkapnya.
Selain meninjau program RTLH, Bupati Banyumas juga mengunjungi sejumlah proyek pembangunan strategis di berbagai wilayah, antara lain:
- Peningkatan ruas jalan Mandirancan – Kalisube, Binangun
- Peningkatan ruas jalan Sirau – Karangjati
- Pembangunan Gedung IMP RSUD Banyumas
- Pembangunan Puskesmas Tambak II
- Peresmian bantuan RTLH di Desa Bogangin, Kecamatan Sumpiuh
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur, memperkuat pelayanan publik, serta memperluas jangkauan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Banyumas.
“Kami ingin Banyumas menjadi daerah yang maju, transparan, dan sejahtera. Setiap program harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tutup Bupati Sadewo.
(Octa)






