Jember, Investigasi.News- Pemerintah harus melakukan intervensi, pengawasan ketat, dan evaluasi menyeluruh terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan program terkait (KMP/SPPG) untuk memastikan kualitas gizi serta tepat sasaran, hal ini diungkapkan Edi Cahyo Purnomo dalam acara reses masa sidang Ke-1 yang bertempat di Jalan Piere Tendean, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari. Jumat (13/3/2026).
Salah satu fokus utama yang di sampaikan oleh politisi PDI Perjuangan tersebut ialah bagaimana kedepannya dengan adanya program Makan Siang Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih (KMP) pemerintah bisa mengurangi pengangguran khususnya di Kabupaten Jember.
Seperti yang diungkapkan oleh, Didik, warga Kebonsari mengatakan bahwa susahnya untuk bekerja di dapur SPPG.
“Kalau tidak ada orang dalam atau kenal akrab dengan pemilik SPPG, susah sekali untuk bekerja di SPPG.”ujar Didik.
Ia juga menambahkan bahwa selain itu, banyak masyarakat yang sebenarnya sudah bekerja dan melihat gaji di SPPG sangat besar, akhirnya melamar di SPPG tersebut yang mengakibatkan banyak orang yang benar-benar menganggur/tidak bekerja tidak bisa masuk untuk bekerja di SPPG.
Oleh karena itu, Edi Cahyo Purnomo yang di sampaikan denga Ipung, mengharapkan kepada masyarakat untuk turut ikut mengawasi dua program pemerintah pusat tersebut.
“Bila ada temuan, laporkan kepada kami, sertai dengan data yang akurat, maka kami akan tindak lanjuti.” tegas Ipung.
Ia menambahkan kami sendiri fraksi PDI Perjuangan akan mendiskusikan keluhan-keluhan yang terjadi di lapangan dengan pemerintah Kabupaten Jember.
Sekali lagi, Ipung menegaskan sekali lagi bila ada permasalahan tolong disertai dengan data yang akurat, supaya kami bisa perjuangkan. Js










