Sawahlunto, Investigasi.news – Mendorong ekonomi efek dalam menggelar iven Olahraga Otomotif menjadi upaya, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sawahlunto dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Sawahlunto.
Hal itu menjadi diskusi dan program stategis pertemuan Ketua KONI Kota Sawahlunto H Jhon Reflita dan Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Sawahlunto Fran Setia Rahmadana dan jajarannya di Sekretariat KONI Kota Sawahlunto, Senin (13/4/2026).
IMI Kota Sawahlunto yang akan membesut iven Kandi Cup Race (KCR) Juni 2026 mendatang berupaya melaksanakan regulasi keamanan dan upaya perhelatan olahraga otomotif yang berdampak luas terlebih dari efek ekonomi yang mendongkrak sendi UMKM kota ini.
Dari beberapa iven yang telah digelar, menurut Ketua IMI Sawahlunto, Fran Setia Rahmadana, melalui evaluasi serta strategi pelaksanaan akan berupaya Kandi Cup Race meraih sukses dari sebelumnya.
Ketua KONI Kota Sawahlunto H jhon Reflita berharap ajang yang digelar di arena sirkuit permanent Kandi bukan semata hanya menjadi tolak ukur prestasi olahraga otomotif karena hanya kota Sawahlunto yang memilki sirkuit permanen.
“ iven harus menjadi pendongkrak ekonomi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui kunjungan wisatawan dan pecinta otomotif dari luar daerah,” pinta Jhon Reflita.
Pria yang kerap disapa H Jhon BMK itu sangat apresiasi gelaran iven yang telah digelar di sirkuit Kandi dan berharap sinergi serta kolaborasi yang baik agar olahraga otomotif juga memiliki sumbangsih dalam pembangunan kota ini.
Pembicaraan tak hanya terkait gelaran Kandi Cup Race, juga terkait persiapan cabang olahraga otomotif menghadapi Porprov XVI Sumbar mendatang. Baik segi persiapan dan kesiapan sebagai peserta atau tuan rumah perhelatan olahraga terbesar diranah ini.
(tumpak)

















