Kabupaten Malang — Kantor Pertanahan Kabupaten Malang melalui Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan kembali melanjutkan kegiatan Sosialisasi, Identifikasi, dan Inventarisasi dalam rangka pengadaan tanah untuk pembangunan peningkatan jalan ruas Gondanglegi – Simpang Balekambang (LOT 16A) pada Kamis hingga Jumat, 9–10 April 2026.
Kegiatan hari ketiga yang dilaksanakan pada Kamis (9/4) bertempat di Desa Rejosari, Kecamatan Bantur, dengan melibatkan masyarakat pemilik tanah terdampak dari Desa Sumberejo dan Desa Rejosari. Dalam pelaksanaannya, tim dari Kantor Pertanahan Kabupaten Malang turun langsung ke lapangan guna memastikan proses pendataan berjalan optimal.
Fokus kegiatan pada hari tersebut adalah percepatan pengumpulan data, baik fisik maupun yuridis, dari bidang tanah yang terdampak. Tim juga melakukan pendampingan langsung kepada masyarakat dalam proses pengecekan dokumen serta klarifikasi data kepemilikan tanah. Selain itu, dilakukan penyesuaian data lapangan untuk memastikan kesesuaian antara kondisi fisik dengan dokumen yang dimiliki.
Kegiatan kemudian berlanjut pada Jumat (10/4) yang dilaksanakan di Kantor Desa Bantur, Kecamatan Bantur, dengan mengundang masyarakat pemilik tanah terdampak dari Desa Bantur dan Desa Wonorejo. Pelaksanaan kegiatan tetap difokuskan pada proses identifikasi dan inventarisasi sebagai bagian dari tahapan pengadaan tanah.
Dalam keseluruhan rangkaian kegiatan, tim yang terdiri dari Satuan Tugas (Satgas) A dan Satgas B bekerja secara terpadu. Satgas A melaksanakan pengukuran dan pemetaan bidang tanah secara langsung, sementara Satgas B melakukan verifikasi data yuridis, meliputi pemeriksaan dokumen kepemilikan, identitas pemilik, serta kelengkapan administrasi lainnya.
Kegiatan berlangsung tertib dengan dukungan penuh dari masyarakat setempat. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat tahapan pengadaan tanah, sehingga proses pembangunan infrastruktur dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, khususnya di wilayah Malang Selatan.
Guh

















