Puruk Cahu, Investigasi.news — Bupati Murung Raya, Heriyus, secara resmi membuka kegiatan Sinode Resort XI dan Sidang I Resort GKE Puruk Cahu Tahun 2025 yang berlangsung khidmat di Aula Hosana, Jumat sore. Acara ini mengusung tema “Aku adalah Alfa dan Omega” (bdk. Wahyu 22:13a) dan dihadiri oleh tokoh agama, jajaran pemerintah daerah, serta ratusan jemaat GKE dari berbagai wilayah.
Sinode Sebagai Sarana Evaluasi dan Penguatan Pelayanan
Dalam sambutannya, Ketua Majelis Resort GKE Puruk Cahu, Pdt. Gudmar Untung, menyampaikan bahwa sinode ini lebih dari sekadar agenda tahunan. Ia menyebutnya sebagai momen refleksi untuk menakar kembali arah pelayanan gereja dan memperkuat solidaritas jemaat.
“Sinode ini adalah ruang bersama untuk mengevaluasi perjalanan pelayanan, memperbaiki kekurangan, serta memperkuat komitmen membangun jemaat yang lebih kokoh dan berdampak,” tegasnya 14 Maret 2025.
Apresiasi Pemerintah Daerah untuk Dukungan Nyata
Senada dengan itu, Ketua Majelis Sinode GKE, Pdt. Kinurung Male, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Murung Raya yang secara konsisten mendukung kegiatan pelayanan gereja di wilayah tersebut.
“Kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan yang telah diberikan oleh Pemkab Murung Raya. Sinergi antara gereja dan pemerintah adalah fondasi penting dalam membangun masyarakat yang beriman, damai, dan sejahtera,” ungkapnya.
Bupati Heriyus: Saatnya Bersatu Bangun Mura Hebat
Bupati Heriyus dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan kehormatan dapat menghadiri sinode tersebut. Ia juga menyinggung momen penting ketika dirinya dilantik sebagai Bupati Murung Raya oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada 20 Februari 2025.
“Sebagai warga GKE, saya merasa bangga dan terharu atas amanah yang diberikan melalui Pilkada Serentak 27 November 2024 lalu. Kini saatnya kita melupakan perbedaan politik dan kembali bersatu membangun Murung Raya yang lebih baik,” ujarnya penuh semangat.
Heriyus menegaskan komitmennya untuk mewujudkan visi “MURA HEBAT” (Harmonis, Ekonomi Maju, Bermartabat, Aman, dan Tangguh), sebagai langkah nyata menuju “MURA EMAS 2030” (Elok, Mandiri, Aman, dan Sejahtera).
Ia pun berharap sinode ini menjadi momentum yang memperkuat sinergi antara gereja dan pemerintah, agar mampu bersama-sama mendorong kemajuan daerah dan kesejahteraan umat.
Zulmi







