Malut, Investigasi.News-, Masyarakat di Desa Falabisahaya dan sekitarnya, pada Kecamatan Mangoli Utara, di Kabupaten Kepulauan Sula-Maluku Utara, mengeluhkan terkait mereka harus dibatasi mengkonsumsi BBM, Pembatasan ini terjadi tadi Selasa 14 Juli 2026.
Kepada awak media investigasi, Dani salah satu masyarakat disana menumpahkan kekecewaan, karena gagal membeli BBM jenis Pertamax meski sudah mendatangi SPBU Kompak disana.
“BBM ini kebutuhan pokok, jadi jangan dibatasi, mudel ini kami masyakarat bisa mati”, ujar Dani sambil menunjukan Jerigen kosong tanda dia gagal membeli BBM (14/7).
Kata dia, SPBU Kompak di Falabisahaya memang tetap buka seperti biasa, namun hanya melayani pengendara Sepeda Motor yang mengisi BBM, sementara dirinya dan beberapa orang yang datang membeli menggunakan gelong (Jerigen) tidak terlayani.
“Yang kita mau beli ini bukan BBM Subsidi, jadi jangan dibatasi“, lanjutnya.
Mereka (pihak SPBU-red) berdalih mengutamakan Sepeda Motor, tapi akhirnya kami gagal membeli, tutup Dani dengan nada kecewa.
Dugaan sementara Pertamina menghentikan pasokan (Suplai) BBM untuk SPBU disana, namun sampai berita ini ditayangkan, Wilson Wowor pemilik dan Pengelola SPBU Kompak di Desa Falabisahaya belum berhasil dikonfirmasi mengenai hal ini.



