Malut, Investigasi.News, Bencana banjir bandang di Desa Waisakai, Kecamatan Mangoli Utara Timur, Kabupaten Kepulauan Sula-Maluku Utara, menyisakan keprihatinan bagi banyak pihak, duka masyarakat terdampak menjadi duka semua masyarakat Kepulauan Sula khususnya dan kita umat manusia pada umumnya.
Semangat bahu-membahu untuk meringankan beban ratusan orang terdampak banjir di Waisakai, serta puluhan Kepala Keluarga (KK) yang harus mengungsi ketempat yang aman akibat rumah mereka rusak ringan, rusak berat, maupun ada yang tidak tersisa sama sekali akibat dibawa arus banjir, menjadi tanggung jawab kita sekalian, apa lagi kabar duka ini datang di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M.
Hal demikian juga mengilhami Panitia Doin Cup dan Gabalil Hai Sua Tahun 2026, yang tadi sore Sabtu 15 Maret 2026 menyalurkan 100 Sak Beras Premium (@ 5 Kg) kepada Kelompok Solidaritas Peduli Banjir Desa Waisakai dimuka Taman Wansosa/Toko Sederhana, Fagudu-Kota Sanana.
Bantuan ini diserahkan langsung oleh Ketua Panitia Gabalil Hai Sua 2026, H. Faruk Bahnan beserta jajaran, ada Benino Buamona, H. Emang Bahnan dan Idham Buamona, sementara itu bantuan diterima langsung oleh Kelompok Solidaritas Banjir Desa Waisakai yakni Burhanudin Buamona dan Alfarabi Umaternate, bersama teman-teman yang saat ini tengah konsen menggalang bantuan untuk basudara terdampak banjir di Desa Waisakai.
“Kami salurkan bantuan 100 Sak Beras dengan ukuran 5 Kilogram, dan ini menandakan bahwa komunitas kami tidak hanya focus pada bidang olahraga saja namun juga Sosial dan Budaya, duka masyarakat Waisakai korban banjir bandang adalah duka kita semua“, ujar H. Faruk (15/3).
Lebih lanjut H. Faruk menambahkan bahwa Sosial, Budaya dan Kemasyarakatan menjadi salah satu konsentrasi Panitia Doin Cup dan Gabalil Hai Sua.
“Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di Waisakai“, tutup nya.
Sementara itu Burhanudin Buamona Ketua Solidaritas Peduli Banjir Desa Waisakai menyampaikan banyak terima kasih atas bantuan yang diberikan.
“Terima Kasih Kepada Haji Uk (H. Faruk-red) dan jajaran panitia Doin Cup dan Gabalil Hai Sua 2026, semoga bantuan yang diberikan bernilai ibadah dan bermanfaat untuk masyarakat korban banjir desa Waisakai”, ungkap Burhanudin (15/3).
Kepada investigasi, diinformasikan bahwa penggalangan dana bantuan ditargetkan sampai hari Selasa 17 Maret 2026 dan akan langsung disalurkan kepada korban banjir di Waisakai.










