Banner

SEVIMA Buka Beasiswa SEMESTA 8, Kuliah S1 Gratis Sekaligus Kerja Bergaji UMR

More articles

 

Surabaya – Minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi masih cukup tinggi. Namun, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, lebih dari satu juta lulusan sarjana masih berstatus sebagai pengangguran terbuka. Angka tersebut mencerminkan besarnya potensi talenta muda yang belum terserap secara optimal di dunia kerja.

Sebagai bentuk kontribusi sekaligus solusi strategis untuk menjembatani kebutuhan industri teknologi, perusahaan education technology SEVIMA kembali meluncurkan Beasiswa SEMESTA 8 – Tech Careers Academy.

Melalui program ini, sebanyak 10 peserta terpilih akan memperoleh beasiswa penuh jenjang Sarjana (S1) sekaligus kesempatan bekerja di SEVIMA dengan gaji minimal setara Upah Minimum Regional (UMR) Kota Surabaya.

“SEMESTA merupakan evolusi program beasiswa SEVIMA. Ini bukan lagi sekadar program bantuan pendidikan, melainkan kolaborasi antara SEVIMA dan para awardee dalam komitmen jangka panjang, di mana peserta dapat kuliah sekaligus bekerja,” kata CEO SEVIMA, Sugianto Halim, M.MT., Jumat (10/7/2026).

Program ini terbuka bagi siswa SMA/SMK maupun lulusan maksimal dua tahun setelah kelulusan. SEVIMA memberikan kesempatan kepada talenta muda yang memiliki minat dan kemampuan teknis di bidang teknologi.

Sejak pertama kali diluncurkan pada 2019, Beasiswa SEMESTA mendapat dukungan dari berbagai tokoh, pimpinan lembaga, dan instansi pemerintah, seperti Kementerian Pendidikan, Kementerian Agama, MPR RI, serta sejumlah pemerintah provinsi di Indonesia.

Seleksi Melalui Hackathon di Empat Kota

Pendaftaran dan seleksi administrasi dilakukan secara daring melalui platform MauKuliah. Peserta yang lolos akan mengikuti kompetisi Hackathon di empat kota, yakni Surabaya, Bandung, Medan, dan Makassar pada September 2026.

Dalam kompetisi tersebut, peserta ditantang membuat aplikasi secara maraton selama satu hari penuh.

Menariknya, penggunaan Artificial Intelligence (AI) atau alat bantu pemrograman berbasis AI sangat dianjurkan. Menurut SEVIMA, di era kecerdasan buatan saat ini, aplikasi yang sekadar dapat berjalan sudah menjadi standar minimum.

Juri akan menilai kemampuan peserta dalam memahami arsitektur kode, kreativitas, serta alasan pemilihan tech stack yang digunakan dalam pengembangan aplikasi.

Syarat Pendaftaran

Adapun persyaratan Beasiswa SEMESTA 8 – Tech Careers Academy meliputi:

  • Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Berusia maksimal 21 tahun.
  • Siswa kelas XII SMA/SMK/MA atau lulusan SMA/SMK/sederajat dengan masa kelulusan maksimal dua tahun.
  • Memiliki minat dan kemampuan di bidang teknologi, pemrograman, dan software engineering.
  • Tidak sedang menerima beasiswa lain.
  • Bersedia bekerja di kantor pusat SEVIMA di Surabaya dengan sistem Work From Office (WFO).
  • Bersedia mengikuti program selama delapan tahun, terdiri atas empat tahun kuliah sambil bekerja dan empat tahun ikatan dinas setelah lulus.

Cara Mendaftar

Pendaftaran dilakukan melalui laman resmi https://maukuliah.id/beasiswa-semesta dengan tahapan sebagai berikut:

  • Membuat akun menggunakan email atau akun Google.
  • Melengkapi data diri dan mengunggah portofolio, GitHub, serta LinkedIn.
  • Mengunduh, mengisi, dan mengunggah surat pernyataan yang telah ditandatangani.
  • Mengunggah ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL).
  • Bergabung ke grup WhatsApp peserta.

Tahapan Seleksi

Tahapan seleksi Beasiswa SEMESTA 8 meliputi:

  • Juni–Juli 2026: Pendaftaran online.
  • Juli 2026: Ujian Computer Based Test (CBT) secara daring.
  • September 2026: Hackathon tingkat regional di empat kota.
  • Oktober 2026: Pengumuman finalis, Hackathon final, dan wawancara.
  • 28 Oktober 2026: Pengumuman maksimal 10 penerima beasiswa yang akan memperoleh beasiswa penuh S1 di BINUS University.

Program beasiswa ini tidak dipungut biaya atau gratis. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui layanan WhatsApp SEVIMA di 0816-714-530.

“Semoga SEMESTA 8 – Tech Careers Academy dapat menjadi momentum bagi kami untuk terus berkontribusi dalam pembangunan pendidikan di Indonesia,” tutup Halim.

***

spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest