“Secangkir Kopi, Sejuta Makna: Lanud RSA Rayakan Penghargaan Bergengsi Bersama Jurnalis Natuna”

More articles

Natuna ,Investigasi.News – Pagi yang cerah menyapa pesisir Ranai, Natuna, Rabu (15/10/2025). Sinar matahari menembus lembut sela-sela pohon kelapa, memantul di permukaan laut yang tenang. Di sebuah tempat sederhana bernama Rumah Pantai, suasana hangat dan penuh keakraban tercipta dalam sebuah kegiatan bertajuk Coffee Morning.

Bukan sekadar ngopi biasa, acara ini menjadi momen istimewa bagi keluarga besar Lanud Raden Sadjad (RSA) dan para jurnalis dari tiga organisasi pers di Natuna. Mereka duduk melingkar, menyatu tanpa sekat jabatan, berbagi cerita, pandangan, dan cita-cita untuk Natuna.

Dipimpin langsung oleh Komandan Lanud RSA, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., kegiatan ini digelar untuk merayakan pencapaian membanggakan: penghargaan Samkaryanugraha dari Presiden Republik Indonesia, yang baru saja diterima Lanud RSA.

“Ini hasil kerja bersama, bukan satu orang,” ujar Danlanud Aryadi dengan rendah hati, seraya memandang laut yang berkilau.

Penghargaan Samkaryanugraha merupakan bentuk apresiasi tertinggi kepada satuan TNI atas dedikasi mereka dalam operasi militer dan pembangunan pertahanan negara. Namun lebih dari seremoni penghargaan, Danlanud memaknai momen ini sebagai simbol kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat, termasuk insan pers.

“Kita sama-sama punya tujuan untuk membangun Natuna,” tegasnya. “Pers adalah mitra strategis dalam menjaga semangat kebangsaan, apalagi di daerah perbatasan seperti ini.”

Momen istimewa bagi keluarga besar Lanud Raden Sadjad (RSA) dan para jurnalis Di sebuah tempat sederhana bernama Rumah Pantai, suasana hangat dan penuh keakraban tercipta dalam sebuah kegiatan bertajuk Coffee Morning.Rabu (15/10/2025).

Suasana Coffee Morning berlangsung santai. Tanpa podium atau jarak antara pejabat dan tamu. Obrolan mengalir dari isu strategis pertahanan, dinamika Natuna, hingga cerita ringan keseharian di pulau terdepan Nusantara. Di tengah canda dan tawa, terselip komitmen kuat membangun komunikasi jujur dan saling percaya.

Danlanud juga membagikan perjalanan kariernya di TNI AU, sejarah panjang Lanud RSA, hingga proses ketat penilaian yang membawa satuan ini meraih penghargaan bergengsi. “Ini bukan hanya penghargaan bagi Lanud, tapi juga untuk seluruh masyarakat Natuna,” ungkapnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Danlanud menyerahkan cenderamata kepada para perwakilan organisasi pers yang selama ini aktif meliput dan mendukung kegiatan Lanud RSA.

Hadir pula dalam kegiatan ini para Pejabat Utama Lanud RSA yang turut menyambut hangat para pewarta.

Coffee Morning di Rumah Pantai mungkin terlihat sederhana. Namun bagi Lanud RSA, ini adalah simbol kebersamaan dan dedikasi untuk terus menjaga keharmonisan, kedisiplinan, dan loyalitas — fondasi penting dalam menjaga kedaulatan langit Indonesia dari ujung utara Nusantara.

Dari Natuna, secangkir kopi menyampaikan pesan: pertahanan negara tak hanya soal senjata, tapi juga tentang membangun keakraban, kepercayaan, dan sinergi—secangkir demi secangkir.

(Herry)

 

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest