Situbondo, investigasi.news – Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo kembali melakukan langkah strategis dengan merombak jajaran birokrasi Pemerintah Kabupaten Situbondo melalui pelantikan dan pergeseran puluhan pejabat pimpinan tinggi pratama, Jumat (16/1/2026).
Penyegaran birokrasi tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) sekaligus membangun soliditas tim pemerintahan agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pelantikan ini menjadi bagian penting dari strategi Mas Rio dalam menyusun “super team” birokrasi Situbondo, yang diharapkan mampu bekerja cepat, kompak, dan profesional di tengah tantangan pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Mas Rio menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan bukanlah bentuk hadiah ataupun kepentingan tertentu, melainkan murni didasarkan pada kebutuhan organisasi dan hasil evaluasi kinerja aparatur.
Ia mengingatkan seluruh pejabat yang dilantik agar tidak memandang jabatan sebagai tujuan akhir. Menurutnya, jabatan adalah amanah untuk melayani masyarakat dan mewujudkan kesejahteraan warga Situbondo.
“Jabatan ini bukan sesuatu yang untuk dibanggakan, tetapi tanggung jawab besar yang harus dijawab dengan kerja nyata,” tegas Mas Rio di hadapan para pejabat yang dilantik.
Mas Rio juga menekankan pentingnya kerja kolektif dalam menjalankan roda pemerintahan. Ia tidak menginginkan OPD berjalan sendiri-sendiri tanpa koordinasi dan sinergi yang kuat.
“Yang ingin saya bangun adalah super team, bukan superman. Semua harus saling mendukung, bergerak bersama, dan fokus pada hasil,” ujarnya.
Berdasarkan rekapitulasi pengangkatan pejabat pimpinan tinggi pratama Pemkab Situbondo Tahun 2026, sejumlah nama dipercaya menempati posisi strategis di lingkungan pemerintah daerah.
Sugeng Yuwono dilantik sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah, sementara Fathor Rakhman dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.
Pada sektor pelayanan dasar, Dwi Herman Susilo resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan. Sedangkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, Prio Andoko dilantik sebagai Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan.
Di bidang komunikasi dan informasi, Sugiyono dipercaya memimpin Dinas Komunikasi dan Informatika guna memperkuat transparansi dan pelayanan publik berbasis digital.
Perombakan juga menyentuh sektor keuangan dan pariwisata. Haryadi Tejo Laksono kini menjabat sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, sementara Edy Wiyono dipercaya memimpin Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga.
Anna Kusuma mendapat amanah sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, dengan tugas menjaga stabilitas serta kondusivitas daerah.
Di sektor pendidikan dan infrastruktur, Sopan Efendi dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, sedangkan Abdul Kadir Jaelani dipercaya menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Permukiman.
Adapun posisi Kepala Dinas Perhubungan kini diemban oleh Nugroho, yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan transportasi dan keselamatan lalu lintas di Situbondo.
Mas Rio menegaskan bahwa seluruh proses pengisian jabatan dilakukan secara objektif dan transparan. Ia memastikan tidak ada ruang bagi praktik lobi jabatan di lingkungan Pemkab Situbondo.
Meski demikian, hingga saat ini masih terdapat lima OPD yang belum terisi kepala dinas definitif, yakni Dinas Sosial, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Peternakan dan Perikanan, Badan Perencanaan dan Inovasi Daerah, serta Inspektorat.
Menurut Mas Rio, kekosongan tersebut merupakan bentuk kehati-hatian pemerintah daerah agar tidak salah menempatkan pejabat pada posisi strategis. Ia menilai lebih baik menunggu daripada mengambil keputusan yang keliru.
Dengan susunan birokrasi baru ini, Mas Rio berharap kinerja pemerintahan Kabupaten Situbondo semakin solid dan profesional, serta mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan pelayanan publik dan percepatan pembangunan daerah. (Agus)

Tancap Gas Awal 2026, Bupati Situbondo Susun Ulang Kabinet OPD



