Belum Mampu Operasikan KMP. Sula Bahagia

More articles

Malut, Investigasi.News-, H-2 Ramadhan Senin 16 Februari 2026 pangkalan body fiber dibelakang pertokoan dipadati pemudik warga Kepulauan Sula di dataran pulau Mangoli, 1 Ramadhan yang diprediksi tanggal 18 Februari 2026 membuat masyarakat asal desa-desa di Pulau Mangoli berlomba-lomba untuk pulang kampung (mudik) demi berkumpul keluarga diawal puasa, diperkirakan puncak mudik akan terjadi besok Selasa 17 Februari 2026.

“Setiap tahun seperti ini, yang sangat disayangkan Pemda Sula sampai hari ini belum mampu mengoperasikan KMP. Sula Bahagia yang awalnya dijanjikan dari tahun 2024, tapi sampai sekarang belum juga”, ujar Kasrin masyarakat asal desa Capalulu (16/2).

Senada dengan Kasrin, Sani Fataruba Ibu Rumah Tangga asal desa Kawata juga mengatakan, jika saja KMP. Sula Bahagia sudah dioperasikan kemungkinan musim mudik seperti ini tidak lagi menjadi beban bagi para pemudik yang harus berjibaku demi pulang ke kampung halaman.

“Kalo Kapal itu (KMP Sula Bahagia-red) sudah beroperasi mungkin kita masyarakat tidak terlalu susah seperti ini”, tuturnya.

KMP. Sula Bahagia sendiri merupakan project brilian Bupati Sula Fifian Adeningsi Mus (FAM) guna mewujudkan konektivitas perhubungan antara Pulau Sula Besi-Pulau Mangoli yang merupakan wilayah integral dari Kabupaten Kepulauan Sula, namun sayangnya project ini menjadi anti-klimaks ketika pejabat dibawahnya yakni Kadis Perhubungan tidak mampu mewujudkan pengoperasian Kapal motor tersebut, bahkan ketika pejabat lama diganti yakni Chaerullah Mahdi dan pejabat barunya Sutomo Teapon tetap saja KMP Sula Bahagia belum bisa berlayar atau menjadi moda transportasi unggulan masyarakat Sula.

Padahal tidak sedikit anggaran yang digelontorkan untuk membeli Kapal ini, tercatat KMP Sula Bahagia berbandrol Rp 10,9 miliar belum termasuk anggaran konsultan perencanaan, dana ini bersumber dari DAK Kementrian Perhubungan RI Tahun 2023.

“KMP Sula Bahagia itu sangat diprioritaskan, kendala saat ini ABK masih kurang 2 orang, khusus untuk mekanik mesin, jadi jika mekanik sudah ada dan check kondisi kapal maka akan segera diaktifkan untuk melakukan pelayaran”, ungkap Kadishub Sutomo Teapon (16/2).

Disentil apakah nanti KMP Sula Bahagia sudah bisa melayani mudik lebaran 1 Syawal 1447 H/2026 M, Sutomo mengatakan, jika pihak Dinas Perhubungan berkeinginan demikian, hanya saja pihak agen tidak mengijinkan kalo ABK tidak lengkap.

“Mudah-mudahan, artinya jika mudik ramadhan belum bisa, mudah-mudahan mudik lebaran sudah bisa digunakan”, tutup Sutomo Teapon.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest