OKU Timur – Kantor Desa Nusa Agung, Kecamatan Belitang III, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, diduga tidak menjalankan pelayanan publik secara optimal saat jam kerja.
Hasil pantauan tim media pada Rabu, 9 April 2026 sekitar pukul 10.28 WIB, menunjukkan kondisi kantor desa dalam keadaan terbuka dan tampak aktif dari luar. Namun, saat masuk ke dalam, suasana justru sepi dari aktivitas pelayanan.
Di lokasi, hanya ditemukan dua orang perangkat desa, yakni Kepala Dusun (Kadus) dan Sekretaris Desa (Sekdes). Sementara kepala desa dan perangkat lainnya tidak berada di tempat.
Bahkan, Sekdes yang berada di ruangan kantor terlihat sedang tertidur saat jam kerja berlangsung. Saat dibangunkan untuk dimintai keterangan, Sekdes Umar Muhadi mengakui bahwa kondisi tersebut kerap terjadi.
“Memang seperti ini, biasanya hanya kami berdua saja di kantor,” ujarnya singkat.
Minimnya kehadiran aparatur desa ini memunculkan dugaan lemahnya disiplin kerja serta tidak optimalnya pelayanan kepada masyarakat, mengingat kantor desa merupakan pusat administrasi publik, termasuk pengurusan surat-menyurat dan kebutuhan warga lainnya.
Upaya konfirmasi kepada Kepala Desa Nusa Agung melalui pesan WhatsApp tidak membuahkan klarifikasi yang jelas. Bahkan, yang bersangkutan diduga memberikan respons tidak pantas kepada awak media.
Fenomena ini disebut bukan kali pertama terjadi. Berdasarkan penelusuran tim media, kondisi kantor desa yang kerap kosong saat jam kerja disebut telah berlangsung berulang kali tanpa adanya tindakan tegas dari pihak kecamatan maupun pemerintah kabupaten.
Padahal, merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2019 tentang Desa, perangkat desa memiliki hak penghasilan tetap yang setara dengan aparatur sipil negara golongan II A, sehingga dituntut untuk menjalankan tugas secara profesional dan disiplin.
Selain itu, aturan jam kerja di lingkungan pemerintahan juga telah diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 68 Tahun 1995, yang seharusnya menjadi pedoman bagi aparatur desa dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Nusa Agung belum memberikan keterangan resmi. Kondisi kantor desa yang terlihat aktif dari luar, namun minim aktivitas pelayanan di dalam, menjadi sorotan serius terkait kualitas pelayanan publik di tingkat desa.
M. Buddy

















