Malut, Investigasi.News-, Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sanana periode 2026-2027, pada Rabu 15 Juli 2026 melakukan kunjungan ke PLN Ranting Sanana, kunjungan ini menjadi agenda resmi HMI Cabang Sanana untuk memastikan stabilitas arus listrik untuk memenuhi layanan publik (masyarakat).
Kedatangan Mahasiswa yang tergabung dalam panji Hijau Hitam ini disambut hangat oleh kepala PLN Ranting Sanana Kabupaten Kepulauan Sula-Maluku Utara.
Kepala PLN ranting Sanana Hein Jovi Ferdinandus, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua Umum HMI Cabang Sanana beserta jajaran pengurus atas kunjungan positif tersebut.
Menurutnya, Kunjungan ini adalah bagian dari mempererat tali silaturahmi bersama teman-teman pengurus HMI Cabang Sanana, sebab HMI adalah mitra strategis setiap elemen, untuk menghubungkan harapan dan kepentingan masyarakat secara strategis serta mengawal agenda-agenda yang menyangkut dengan pelayanan publik.
Hein Jovi Ferdinandus juga menyampaikan bahwasanya, pasca meyelesaikan fokusnya terkait penambahan energi listrik di rumah sakit umum (RSUD Sanana type C), Hein Jovi Ferdinandus akan menggandengkan HMI Cabang Sanana dalam agenda sosialisasi BAHAYA LISTRIK.
“nanti kita akan gandeng teman-teman HMI Sanana untuk sosialisasi Bahaya Listrik”, ujar Hein (15/7).
Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Sanana Taufik Buabes, menyampaikan kunjungan yang dilakukan HMI adalah sebagai langkah awal bahwasanya HMI Hadir sebagai solutif, mitra strategis dan mitra kritis dalam mengontrol segala bentuk kebijakan yang berkaitan dengan agenda-agenda keumatan.
“Untuk memastikan stabilitas pelayanan publik terkait arus listrik di kabupaten Kepulauan Sula, agar tetap tersalur dengan baik dan kondusif”, ujar Taufik (15/7).
Taufik juga menyinggung terkait lambatnya edaran pemberitahuan, yang merupakan informasi penting bagi masyarakat, terkait pemadaman listrik pada tanggal 07 juli 2026 sehingga menghambat keperluan masyarakat dalam melakukan pengurusan di kantor Disdukcapil pada pekan kemarin, hal ini perlu menjadi catatan maupun evaluasi mendalam.
“Kami HMI Cabang Sanana sangat mengapresiasi dan memaklumi atas faktor-faktor tak terduga sehingga terjadi gangguan di lapangan yang mengakibatkan pemadaman listrik, karena hal yang penting juga adalah keselamatan karyawan jauh lebih utama, sebab kerja-kerja PLN sangat mempertaruhkan resiko dengan nyawa, namun kami juga memperhatikan kepentingan publik akan kebutuhan pasokan listrik, maupun informasi pemadaman”, tanda Taufik.
Sebagai masukan ke PLN Ranting Sanana adalah perlu memprioritaskan pelayanan publik yang berkaitan dengan fasilitas umum yaitu: Rumah sakit umum daerah (RSUD), SPBU, Pertamina, Perkantoran, Pelabuhan, Polres, Kodim, Kejaksaan, Pengadilan, Kampus STAI Babussalam Sula, dan Dapur MBG, tambahnya.
“Semoga kunjungan awal ini menjadi fondasi kemitraan yang baik antara HMI dengan pihak PLN Ranting Sanana, sesuai dengan visi besar HMI Cabang Sanana Periode 2026-2027, yang Taglinenya adalah HMI Real action, Aksi Nyata HMI sebagai prospek masa depan kabupaten Kepulauan sula yang Berdaulat”, tutupnya.



