Sehari Bersama Nyiak Tuah di Palupuh

More articles

Palupuh, Investigasi.News – Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM., Dt. Tan Batuah, melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Palupuh, Rabu (15/10/2025).

Kegiatan ini dimotori oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Handria Asmi, S.STP., M.Sc., dengan agenda mengunjungi lima nagari di Kecamatan Palupuh, yakni Nagari Koto Rantang, Pasia Laweh, Pagadih, Nan Tujuah, dan Nan Limo.

Turut hadir mendampingi Bupati antara lain Asisten I, Kepala Badan Kesbangpol Linmas, Kepala BPBD, Kadis Sosial, Kadis Kominfo, Kadis Pendidikan, Kasatpol PP Agam, serta sejumlah kepala OPD lainnya. Hadir pula Camat Palupuh, Kapolsek, Danramil, Kepala Puskesmas, KUK Pendidikan, dan Kasi Tapem.

Rombongan bertolak dari Kantor Camat Palupuh menuju nagari-nagari yang dikunjungi. Kedatangan Bupati disambut hangat oleh para wali nagari bersama masyarakat setempat.

Wali Nagari Pagadih, Aliwar, mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih atas kunjungan Bupati dan rombongan ke wilayahnya.
“Selamat datang Nyiak Tuah dan rombongan. Semoga silaturahmi ini memperpanjang umur, melapangkan rezeki, serta senantiasa memberikan kesehatan untuk Bapak Bupati,” ujar Aliwar.

Rombongan juga disuguhi kopi khas Nagari Pagadih, Kopi Bundo, yang telah melalui proses fermentasi khusus dan menjadi kebanggaan masyarakat setempat.

Dalam arahannya, Bupati Agam menegaskan pentingnya pemetaan kondisi dan potensi wilayah oleh camat dan para wali nagari.
“Kita minta agar dilakukan pemetaan menyeluruh terhadap potensi dan kondisi nagari. Dengan begitu, setiap kebutuhan masyarakat dapat terukur, dan langkah pembangunan bisa tepat sasaran,” tegas Bupati.

Ia menambahkan, Kecamatan Palupuh memiliki karakteristik wilayah yang cukup istimewa karena jarak antar-nagari dan sekolah tergolong jauh. Kondisi ini perlu menjadi perhatian khusus, terutama dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi (MBG).
“Kita harus pastikan gizi anak-anak sekolah tetap terpenuhi dengan baik. Palupuh akan mendapat perlakuan khusus dalam pelaksanaan MBG karena akses dan jarak tempuhnya cukup sulit,” ujar Benni Warlis.

Selain itu, Bupati juga menyoroti potensi besar Palupuh di sektor pertanian, pariwisata, dan hasil hutan. Ia mendorong masyarakat agar memanfaatkan lahan kurang produktif untuk budidaya tanaman seperti kopi, jagung, cabai, bawang, dan jahe.
“Kita ingin Palupuh ini mandiri pangan — padi masak, jaguang maupiah, taranak bakambang biak. Artinya, masyarakat hidup makmur, pangan cukup, dan ekonomi berputar dengan baik,” harapnya.

Terkait infrastruktur, Bupati Agam mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat agar beberapa ruas jalan di Palupuh dijadikan prioritas pembangunan, seperti ruas jalan Sitingkai–Pagadih dan ruas lainnya.
“Langkah ini diharapkan dapat memperlancar akses distribusi pangan, pendidikan, dan ekonomi masyarakat,” tutup Bupati yang dikenal dekat dengan warganya itu.

Da Aji / Ary Palupuh

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest