Boven Digoel, Investigasi.news– Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) dari Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad) melanjutkan agenda peninjauan kegiatan TMMD ke-126 Kodim 1711/Boven Digoel dengan fokus pada sasaran tambahan program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad). Kunjungan tersebut dipimpin oleh Kolonel Kav Husnizon, S.I.P., didampingi Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-126 Letkol Inf Andry Christian beserta rombongan.
Sasaran yang ditinjau kali ini adalah pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) dan penyediaan sumber air bersih di Kampung Waropko, Distrik Waropko, Kabupaten Boven Digoel. Kedua fasilitas ini menjadi bagian penting dari upaya TNI dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan sanitasi masyarakat di wilayah pedalaman.
Dalam peninjauan di lokasi MCK, Kolonel Husnizon melihat langsung progres pekerjaan yang tengah dilakukan anggota Satgas TMMD bersama warga. Terpantau para prajurit sedang melakukan pengecoran lantai, plesteran, serta pemasangan kloset. Pembangunan fasilitas sanitasi ini menunjukkan hasil signifikan dan hampir rampung.
Selain itu, Tim Wasev juga meninjau progres pembangunan sumber air bersih yang menjadi kebutuhan dasar vital bagi warga Waropko. Satgas TMMD telah membangun lima titik sumber air bersih dan melakukan pemasangan pipa untuk memastikan distribusi air berjalan lancar ke rumah-rumah warga.
Dansatgas TMMD ke-126, Letkol Inf Andry Christian, menjelaskan bahwa pembangunan MCK dan sumber air bersih ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat.
“Pembangunan MCK dan air bersih ini bertujuan memberikan akses sanitasi yang lebih baik dan ketersediaan air yang layak konsumsi, sehingga masyarakat dapat terhindar dari penyakit akibat sanitasi yang buruk,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh sasaran tambahan yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat dikerjakan dengan kualitas terbaik agar hasilnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Kunjungan Tim Wasev Mabesad ini menegaskan komitmen TNI Angkatan Darat untuk tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur utama, tetapi juga pada program-program yang secara langsung meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan. ***








