Situbondo, investigasi.news – Seminar Teknologi Informasi bertema “Inovasi IT untuk Peningkatan Bisnis dan UMKM di Era Society 5.0” berlangsung meriah di Pendopo Bupati Situbondo, Minggu (16/11/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa, akademisi, dan pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi dalam mendorong transformasi digital di Situbondo.
Sejak pagi, ratusan peserta dari berbagai perguruan tinggi dan pelaku UMKM hadir memadati lokasi acara. Antusiasme mereka menunjukkan besarnya minat terhadap pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan daya saing bisnis.
Acara ini sekaligus menjadi bentuk kolaborasi strategis antara Universitas Ibrahimy (UNIB) Situbondo dan Pemerintah Kabupaten Situbondo dalam mengembangkan ekosistem digital yang inklusif.
Dua narasumber yang hadir, Muhammad Hisyam, M.Kom dan Irma Yunita, M.Kom, menyampaikan materi yang relevan dengan kebutuhan era Society 5.0. Keduanya menekankan pentingnya inovasi yang mampu menggabungkan kapabilitas manusia dan teknologi.
Dalam pemaparannya, Muhammad Hisyam menyoroti perkembangan teknologi berbasis data dan kecerdasan buatan yang kini semakin mudah diakses oleh pelaku usaha skala kecil dan menengah.
Ia menyebut bahwa UMKM perlu memanfaatkan teknologi digital, mulai dari pemasaran, pengelolaan transaksi, hingga analisis pasar, agar mampu bersaing di era ekonomi digital yang serba cepat.
Sementara itu, Irma Yunita menitikberatkan pentingnya literasi digital sebagai pondasi utama dalam pemanfaatan teknologi. Menurutnya, kesenjangan digital harus diperkecil melalui edukasi dan pelatihan yang berkelanjutan.
Irma juga mendorong mahasiswa untuk aktif menjadi motor penggerak perubahan, baik melalui inovasi teknologi maupun kegiatan pendampingan pada UMKM lokal.
Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UNIB, Dr. Ir. Abdul Muqsit, M.Ling, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Ia menegaskan bahwa Fakultas Sains dan Teknologi terus melakukan inovasi kurikulum serta memperluas kerja sama dengan berbagai pihak demi menguatkan peran mahasiswa dalam ekosistem digital.
Dr. Abdul Muqsit juga menyoroti bahwa era Society 5.0 menuntut kolaborasi lintas sektor, sehingga kampus harus menjadi pusat lahirnya gagasan dan solusi teknologi yang aplikatif.
Sebagai wujud hubungan baik antara kampus dan pemerintah daerah, dilakukan penyerahan cinderamata dari pihak UNIB kepada Bupati Situbondo.
Penyerahan tersebut dilakukan oleh Dekan UNIB dan diterima oleh Drs. Prio Andoko, M.Si, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, yang hadir mewakili Bupati Situbondo.
Dalam kesempatan itu, Prio Andoko menyampaikan apresiasi atas kontribusi UNIB dalam mendukung agenda digitalisasi daerah melalui berbagai kegiatan edukatif dan kolaboratif.
Ia berharap kerja sama antara pemerintah dan kampus dapat terus diperkuat guna mewujudkan Situbondo yang lebih maju, khususnya dalam bidang teknologi dan UMKM.
Selain seminar, acara ini juga dirangkaikan dengan pelantikan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Sains dan Teknologi UNIB. Proses pelantikan berlangsung khidmat dan penuh semangat.
Pengurus BEM yang baru diharapkan mampu menghadirkan program–program progresif yang mendukung pengembangan kompetensi digital mahasiswa.
Dekan FST UNIB menegaskan bahwa organisasi mahasiswa harus menjadi ruang tumbuhnya kreativitas, kepemimpinan, dan inovasi di bidang teknologi.
Kehadiran kepengurusan baru ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara mahasiswa dan dunia usaha, terutama dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan era Society 5.0.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Universitas Ibrahimy kembali menegaskan komitmennya sebagai motor penggerak inovasi daerah, sekaligus mendorong percepatan transformasi digital UMKM di Situbondo. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan dan kontributor aktif dalam membangun masa depan yang lebih modern dan berdaya saing.
(Ags)



















