Pemkab Malang Tingkatkan Kewaspadaan, Dinkes Imbau Masyarakat Antisipasi Penyakit Cacar Monyet

More articles

Malang, Investigasi.news– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit cacar monyet atau Monkeypox Virus (MPXV). Meski hingga kini belum ditemukan kasus di Kabupaten Malang, langkah antisipatif tetap dilakukan guna melindungi masyarakat dari potensi penyebaran penyakit menular ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, dr. Nur Syamsu Dhuha, menegaskan bahwa cacar monyet merupakan penyakit infeksi yang disebabkan virus Monkeypox dan dapat menular antarmanusia, meski awalnya berasal dari satwa liar. Virus ini termasuk dalam genus Orthopoxvirus yang kini sudah merebak ke berbagai negara di luar Afrika.

“Sebagai langkah kewaspadaan, kami mengimbau masyarakat untuk menjaga jarak dengan orang yang sedang batuk atau bersin, serta melakukan vaksinasi Mpox jika tersedia. Penting juga untuk selalu menutup hidung dan mulut saat batuk atau bersin, dan gunakan masker di tempat ramai,” jelas dr. Nur, Rabu (17/9).

Selain itu, masyarakat diimbau menghindari kontak langsung dengan hewan liar, tidak menyentuh daging hasil buruan, serta menghindari kontak fisik maupun barang-barang yang digunakan pasien terinfeksi cacar monyet.

Adapun gejala cacar monyet antara lain demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, sakit punggung, pembengkakan kelenjar getah bening, menggigil, hingga kelelahan. “Semua usia berisiko, sehingga kewaspadaan harus terus ditingkatkan,” imbuhnya.

Hingga Agustus 2025, Kabupaten Malang tercatat belum memiliki kasus positif Mpox. Dinkes hanya menemukan satu kasus cacar air (varicella) dengan hasil pemeriksaan Mpox negatif.

Dinkes Kabupaten Malang juga rutin berkoordinasi dengan Dinkes Provinsi Jawa Timur, Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes), hingga instansi yang membidangi kesehatan hewan dan satwa liar untuk pemantauan dan edukasi masyarakat.

“Upaya kolaboratif ini diharapkan dapat memberikan informasi dan pencegahan yang lebih komprehensif, sehingga masyarakat Kabupaten Malang tetap aman dan terlindungi dari ancaman penyakit menular,” pungkas dr. Nur.

Adv/Guh

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest