BIAK UTARA – Harapan untuk memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman kini semakin nyata di mata Lambert Boseren, warga Kampung Sansundi, Distrik Bondifuar, Kabupaten Biak Numfor. Ia tak bisa menutupi rasa bahagia dan syukurnya saat melihat langsung para prajurit Satgas TMMD ke-128 Kodim 1708/BN sibuk memasang pintu dan jendela di rumahnya, Minggu (17/5/2026). Bagi Lambert, dipasangnya akses utama rumah ini adalah tanda pasti bahwa mimpi keluarganya segera menjadi kenyataan.
Ditemani oleh tetangga dan kerabat, Lambert tampak mengamati setiap gerak-gerik anggota TNI yang bekerja dengan teliti dan penuh kehati-hatian. Baginya, dinding yang berdiri kokoh dan atap yang sudah terpasang kini semakin lengkap dengan hadirnya pintu yang akan menjadi gerbang kebahagiaan keluarganya di masa depan.
“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah membantu membangun rumah kami. Mulai dari tanah kosong, sekarang sudah berdiri bangunan bagus, dan hari ini sudah dipasang pintu. Kami sangat bersyukur, semoga semua pekerjaan berjalan lancar sampai selesai dan kami bisa segera menempatinya,” ungkap Lambert dengan mata berbinar penuh haru.
Kisah kebahagiaan Lambert ini hanyalah satu dari lima cerita serupa yang sedang terukir di Kampung Sansundi. Di lokasi yang sama, pembangunan lima unit rumah layak huni yang menjadi sasaran fisik utama TMMD ke-128 kini memasuki tahap akhir atau penyelesaian. Kehadiran program ini tidak sekadar membangun bangunan fisik, melainkan juga membangun rasa aman dan meningkatkan derajat kehidupan warga setempat.
Serka Umaraddin, salah satu anggota Satgas yang turut terjun langsung dalam pengerjaan, menjelaskan bahwa pemasangan kusen, pintu, dan jendela menjadi indikator bahwa proses pembangunan sudah mencapai tahap penyelesaian. Saat ini, sudah ada tiga unit rumah yang proses pemasangan komponen utamanya berjalan intensif.
“Fokus kami saat ini adalah memaksimalkan waktu yang tersisa. Kami bekerja secepat mungkin agar seluruh unit rumah rampung tepat waktu, namun kami tidak pernah mengesampingkan kualitas. Semuanya kami kerjakan dengan teliti agar bangunan ini kuat, awet, dan nyaman ditempati oleh bapak ibu warga dalam jangka waktu yang panjang,” ujar Serka Umaraddin.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, suasana di lokasi proyek ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong yang melekat kuat di kampung tersebut. Prajurit TNI dan warga bekerja bahu-membahu, saling membantu dalam mengangkat bahan bangunan, merapikan lingkungan, hingga memberikan minuman dan makanan sederhana sebagai tanda terima kasih warga atas dedikasi para prajurit.
Sinergi yang harmonis antara Satgas TMMD dan masyarakat inilah yang menjadi kekuatan utama percepatan pembangunan di Sansundi. Dengan progres yang terus meningkat dan semangat kebersamaan yang tak terputus, diharapkan kelima rumah layak huni ini segera selesai sepenuhnya. Sebuah hadiah istimewa bagi warga seperti Lambert Boseren, yang sebentar lagi akan menyejukkan hati keluarga di bawah atap rumah baru yang kokoh dan layak.(Scm)



















