Nasional-Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyebutkan perolehan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan keuangan 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menjadi momentum evaluasi kinerja.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) ATR/BPN Dalu Agung Darmawan di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa peraihan opini WTP yang ke-14 kali secara berturut-turut ini menjadi momentum untuk menindaklanjuti temuan yang perlu diselesaikan.
“Ini menjadi bagian dari evaluasi dalam mengelola keuangan dan pelaksanaan program di lingkungan Kementerian ATR/BPN,” kata Dalu.
Menurut dia, peraihan tersebut berhasil dipertahankan setelah BPK RI memeriksa Laporan Keuangan Kementerian ATR/BPN Tahun Anggaran 2025. “Opini WTP ini harus menjadi momentum bagi kita untuk segera menindaklanjuti seluruh temuan BPK yang masih perlu diselesaikan,” ujarnya.
Dalu menambahkan pimpinan menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran, baik di Kementerian ATR/BPN pusat, kantor wilayah, maupun kantor pertanahan yang telah bekerja keras, sehingga capaian ini dapat kembali diraih.
Memasuki semester kedua 2026, Dalu mengingatkan seluruh jajaran agar mempercepat pelaksanaan program dan penyerapan anggaran sesuai target yang telah ditetapkan.Ia optimistis seluruh target kinerja tahun ini dapat dicapai melalui penguatan koordinasi dan pelaksanaan program secara konsisten. ( Wahyu)



