KARIMUN, 16 Agustus 2026 – Kawasan Coastal Area Kabupaten Karimun seketika berubah menjadi lautan cahaya pada Minggu (16/8) malam. Sebanyak 1.500 obor menyala serentak dalam rangkaian Upacara Taptu dan Pawai Obor untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Di hadapan ribuan warga yang memadati lokasi, Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah, menyampaikan pesan penting mengenai perlunya menjaga kedamaian, persatuan, dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah, secara resmi melepas Pawai Obor yang menjadi wujud sinergi dan kebersamaan masyarakat Karimun. Kegiatan lintas sektoral tersebut diikuti unsur TNI-Polri, jajaran pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, Pramuka, guru, serta para pelajar.
Dalam sambutannya, Ing. H. Iskandarsyah menegaskan bahwa estafet nyala api obor merepresentasikan semangat pantang menyerah para pejuang yang harus terus diwariskan dan diadaptasi oleh generasi masa kini.
“Pawai obor ini lebih dari sekadar perayaan. Ini cara kita mengenang para pahlawan sekaligus mengajarkan persatuan, nasionalisme, dan gotong royong kepada anak-anak muda,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa di balik kemeriahan dan kekhidmatan malam kemerdekaan tersebut, terdapat tanggung jawab bersama bagi seluruh masyarakat Karimun. Menurutnya, stabilitas sosial dan kedamaian merupakan prasyarat penting bagi keberlanjutan pembangunan ekonomi maupun infrastruktur daerah.
“Obor yang menyala malam ini lebih dari sekadar sebuah penerang. Ini adalah perwujudan semangat perjuangan kita. Mari bersama-sama merawat persatuan, kebersamaan, dan kedamaian di Karimun. Dengan iklim yang kondusif inilah, akselerasi pembangunan dapat kita wujudkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” imbuh Ing. H. Iskandarsyah.
Rangkaian acara yang dipimpin Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani, diawali dengan prosesi mengheningkan cipta yang diiringi lantunan lagu Gugur Bunga. Prosesi tersebut menghadirkan suasana khidmat dan reflektif sebelum api dari obor induk disulut.
Selanjutnya, ribuan peserta bergerak mengikuti rute yang dimulai dari Panggung Putri Kemuning, kemudian bermanuver di u-turn depan Sarang Burung Merpati, melintasi Tugu MTQ Karimun, sebelum akhirnya kembali ke titik akhir di kawasan Coastal Area.
Melalui momentum malam Taptu dan Pawai Obor tersebut, Pemerintah Kabupaten Karimun berharap nilai-nilai kebangsaan semakin mengakar di tengah masyarakat. Semangat persatuan, gotong royong, dan cinta Tanah Air diharapkan terus menjadi kekuatan bagi Karimun untuk melangkah maju sebagai daerah yang progresif, rukun, dan menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan. Sapi’i








