Status Saksi Perempuan Inisial WI Dipertanyakan Usai Penggerebekan Narkoba di Toba

More articles

Toba, Investigasi.News – Status seorang perempuan berinisial WI yang disebut sebagai saksi dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Toba menuai pertanyaan publik. WI diketahui berada satu kendaraan dengan terduga pelaku berinisial AB, seorang oknum anggota kepolisian aktif, saat dilakukan penggerebekan oleh Satresnarkoba Polres Toba.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (13/12/2025) di Jalan Sisingamangaraja, Balige. Dari hasil penggerebekan, petugas Satnarkoba Polres Toba mengamankan seorang laki-laki berinisial AB bersama seorang perempuan berinisial WI di dalam mobil Kijang Innova warna putih. Dalam kendaraan tersebut, petugas menemukan barang bukti narkotika jenis sabu yang telah dikemas serta pil ekstasi.

Kepada awak media Investigasi.News, Kasi Propam Polres Toba menjelaskan bahwa perempuan berinisial WI saat ini berstatus sebagai saksi. Sementara itu, terduga pelaku utama berinisial AB masih berstatus sebagai anggota kepolisian aktif yang bertugas di wilayah Polsek Parsoburan, Kecamatan Habinsaran, Kabupaten Toba.

“Untuk perempuan inisial WI statusnya saksi, sedangkan AB masih aktif sebagai anggota Polri,” ujar Kasi Propam Polres Toba saat dikonfirmasi di ruang kerjanya beberapa hari lalu.

Namun demikian, beredarnya informasi di tengah masyarakat mengenai pembebasan WI memunculkan pertanyaan terkait prosedur hukum yang diterapkan oleh penyidik Satnarkoba Polres Toba. Masyarakat mempertanyakan apakah penetapan status saksi dan pembebasan tersebut telah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dan ketentuan undang-undang yang berlaku, mengingat WI berada di dalam kendaraan yang sama dengan terduga pelaku dan barang bukti narkoba.

Pada Rabu (17/12/2025), awak media *Investigasi.News* bersama sejumlah jurnalis lainnya mendatangi Mapolres Toba untuk mengonfirmasi langsung kepada Kasat Narkoba Polres Toba. Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum dapat ditemui dan belum memberikan keterangan. Upaya konfirmasi melalui pihak Humas Polres Toba juga belum memperoleh tanggapan.

Pemberitaan ini disampaikan sebagai bentuk kontrol sosial dan untuk memberikan informasi kepada publik terkait penanganan kasus narkoba yang melibatkan oknum aparat penegak hukum di wilayah Kabupaten Toba, yang saat ini dikenal sebagai salah satu daerah rawan peredaran narkotika.

Octa

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest