Pidie Jaya, Investigasi.News – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, kepedulian kemanusiaan kembali hadir di tengah warga yang masih berjuang bangkit dari bencana banjir. Palang Merah Indonesia Pidie Jaya menyalurkan bantuan kebutuhan dasar kepada masyarakat terdampak banjir di sejumlah desa, Rabu (18/2/2026).
Dari pantauan kontributor Investigasi.News, bantuan yang disalurkan meliputi mie instan, air mineral, sapu lidi, panci, pakaian layak pakai, serta kebutuhan rumah tangga lainnya. Bantuan tersebut didistribusikan ke dua kecamatan terdampak, yakni Kecamatan Meureudu dan Kecamatan Meurah Dua, dan diantar langsung oleh petugas bersama relawan PMI setempat.
Kepala Desa (Keuchik) Desa Tijien Husen, Kecamatan Ulim, Nasruddin Hamzah, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan.
“Kami sangat berterima kasih kepada PMI yang telah membantu masyarakat kami. Bantuan ini sangat meringankan beban warga, apalagi menjelang bulan puasa. Kami juga masih berharap adanya perhatian dan kepedulian dari pihak lain,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Sekretaris Desa Lhung Bimba, Imam Bustalin. Ia menyebut PMI telah beberapa kali menyalurkan bantuan ke desanya pasca banjir.
“Alhamdulillah, PMI sudah beberapa kali membantu kami, baik berupa sembako maupun kebutuhan lainnya. Terima kasih, semoga PMI terus maju dalam mengemban visi dan misi kemanusiaan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua PMI Pidie Jaya Irwan Ibrahim melalui Kepala Bidang Logistik, Hery, membenarkan pendistribusian bantuan tersebut.
“Benar, kami baru saja menyalurkan bantuan ke desa-desa terdampak banjir di Kecamatan Ulim dan Meurah Dua. Semoga bantuan seadanya ini bermanfaat dan tepat sasaran, sehingga dapat sedikit meringankan beban para korban banjir,” kata Hery.
Ia menambahkan, PMI Pidie Jaya akan terus berupaya menjangkau desa-desa terdampak lainnya dalam waktu mendatang, sesuai dengan kemampuan dan ketersediaan logistik.
(Herry)







