Situbondo, investigasi.news – Hujan deras yang disertai angin puting beliung melanda wilayah Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Selasa (20/1/2026). Peristiwa cuaca ekstrem tersebut terjadi secara tiba-tiba dan mengagetkan warga, khususnya di kawasan Pasar Besuki yang menjadi titik terdampak paling parah.
Angin puting beliung yang datang bersamaan dengan hujan berintensitas tinggi itu berhasil meluluhlantakkan sejumlah bangunan dan kios pedagang. Atap-atap kios beterbangan, sementara beberapa bangunan semi permanen mengalami kerusakan cukup serius.
Warga dan pedagang yang berada di Pasar Besuki sempat panik dan berhamburan mencari tempat aman. Sebagian pedagang terpaksa menyelamatkan barang dagangan seadanya karena angin kencang datang dalam waktu singkat namun dengan kekuatan besar.
Menurut kesaksian warga sekitar, angin berputar terlihat jelas sebelum menghantam area pasar. Dalam hitungan menit, kondisi pasar berubah porak-poranda dengan puing-puing atap berserakan di jalan dan area kios.
Selain merusak kios, angin puting beliung juga menyebabkan sejumlah fasilitas umum di sekitar pasar mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Beberapa papan reklame dan spanduk dilaporkan roboh akibat tidak mampu menahan terpaan angin.
Hujan deras yang terus mengguyur setelah kejadian turut menyulitkan proses evakuasi dan pembersihan awal. Genangan air terlihat di sejumlah titik, memperparah kondisi di kawasan pasar.
Aparat kecamatan bersama perangkat desa setempat segera turun ke lokasi untuk melakukan pendataan awal terhadap bangunan dan kios yang terdampak. Langkah ini dilakukan untuk memastikan jumlah kerugian serta kebutuhan mendesak para korban.
Petugas juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem susulan. Mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu, masyarakat diminta menghindari area terbuka dan bangunan yang rawan roboh.
Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Namun, sejumlah pedagang mengaku mengalami kerugian material akibat rusaknya kios dan barang dagangan mereka.
Salah satu pedagang pasar mengatakan bahwa kejadian tersebut merupakan yang terparah dalam beberapa tahun terakhir. Ia berharap ada perhatian dan bantuan dari pemerintah untuk memperbaiki kios yang rusak agar aktivitas ekonomi bisa segera pulih.
Hingga malam hari, warga bersama petugas bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan dan atap kios yang berserakan. Arus lalu lintas di sekitar pasar sempat tersendat akibat material bangunan yang menutup sebagian jalan.
Pemerintah Kecamatan Besuki memastikan akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lanjutan, termasuk kemungkinan bantuan darurat bagi pedagang terdampak.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama saat memasuki musim hujan dengan intensitas tinggi.
Warga diimbau untuk segera melaporkan jika menemukan bangunan yang berpotensi roboh atau membahayakan keselamatan umum akibat kerusakan pasca-puting beliung.
Dengan penanganan cepat dan kerja sama semua pihak, diharapkan kondisi Pasar Besuki dapat segera kembali normal, sehingga aktivitas jual beli dan roda perekonomian masyarakat tidak terganggu terlalu lama. (Agus)
Puting Beliung Terjang Besuki, Pasar Porak-Poranda Dihantam Hujan Deras dan Angin Kencang






