Brebes, investigasi.news – Selain fokus pada pembangunan infrastruktur, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes juga membekali masyarakat dengan pengetahuan keselamatan. Pada Jumat (20/02/2026), digelar kegiatan non-fisik berupa sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran bagi ibu-ibu PKK Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo.
Kegiatan yang berlangsung di balai desa setempat ini menghadirkan tim ahli dari Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Kersana sebagai instruktur utama.
Kepala Pos Damkar Kersana, Sandi, menekankan pentingnya peran ibu rumah tangga dalam mencegah kebakaran yang seringkali bermula dari area dapur. Dalam paparannya, ia memberikan simulasi cara menangani kebocoran gas LPG dan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) secara tepat.
“Ibu-ibu adalah garda terdepan di rumah. Melalui sosialisasi ini, kami ingin mereka tidak panik saat melihat api kecil, sehingga bisa melakukan tindakan pemadaman dini sebelum api membesar,” ujar Sandi.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa Cikuya, Bapak Sekod, menyampaikan apresiasinya atas program TMMD yang sangat menyentuh kebutuhan warganya. Menurutnya, pengetahuan praktis seperti ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat pedesaan.
Senada dengan hal tersebut, Babinsa Koramil 14/Banjarharjo, Serka Sagiman, yang mendampingi jalannya acara, menyebutkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi.
“TMMD bukan hanya soal membangun jalan atau jembatan, tapi juga membangun kapasitas SDM-nya. Kami ingin warga Desa Cikuya lebih mandiri dan tangguh dalam menghadapi potensi bencana, termasuk kebakaran,” tegas Serka Sagiman.
Program non-fisik ini merupakan bagian dari rangkaian TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes yang bertujuan untuk menciptakan kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui edukasi dan pemberdayaan. Dengan adanya pembekalan dari tim Damkar, diharapkan Desa Cikuya menjadi desa yang lebih tanggap terhadap situasi darurat. Scm








